Breaking News:

Daihatsu

Bebas PPNBM 0 Persen, Daihatsu Target Penjualan 8000 Unit

PPnBM diusulkan dilakukan sepanjang tahun 2021, dengan skenario PPnBM 0 persen khusus bulan Maret-Mei

DOK TRIBUN-TIMUR.COM
Salah satu produk Daihatsu. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemerintah memberikan angin segar untuk industri otomotif dalam negeri dengan relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM).

Adanya relaksasi ini ditujukan untuk mendorong pemulihan industri manufaktur,salah satunya industri otomotif yang terdampak berat akibat Covid-19.

Relaksasi akan mulai diberlakukan mulai 1 Maret 2021 dan akan diterapkan secara bertahap.

Relaksasi dilakukan secara bertahap, PPnBM diusulkan untuk dilakukan sepanjang tahun 2021, dengan skenario PPnBM 0 persen khusus bulan Maret-Mei, PPnBM 50 persen Juni hingga Agustus, dan 25 persen sepanjang September sampai November.

Menurut Kepala Al-DSO Cabang Urip area Sulselbar, Andrianto Saudin, kebijakan yang dibuat oleh pemerintah sangatlah bagus.

"Kebijakannya sangat baik apalagi tujuannya kan untuk menggairahkam kembali industri otomotif, mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penjualan kendaraan roda 4," ujarnya, Selasa(16/2/2021).

Ia menyebut, daya beli masyarakat yang membaik menandakan keyakinan akan pulihnya ekonomi, hal ini akhirnya memicu produksi mobil dan komponennya berjalan normal secara bertahap.

Tentu saja kata Andri, insentif sedikit banyak mendongkrak target penjualan mobil tahun ini.

Daihatsu sendiri menargetkan penjualan mobil tembus 8000 unit Daihatsu.

"Total Daihatsu Nasional ditargetkan 133 ribu unit terjual tahun ini, naik 33 persen dari tahun yang cuman 100 ribuan unit saja, sedangkan untuk Daihatsu Sulawesi Selatan ditargetkan 8000 unit Daihatsu terjual di tahun ini, naik 33 persen dari 6000 unit terjual di tahun 2020,” tuturnya.

Sebagai informasi, pemberian insentif ini akan dilakukan secara bertahap selama 9 bulan, dengan masing-masing tahapan akan berlangsung selama 3 bulan.

Selain itu, besaran insentif pun akan dilakukan evaluasi setiap 3 bulan. (*)

Penulis: Dian Amelia
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved