Breaking News:

Tribun Enrekang

Alasan Bupati Enrekang Laporkan Penyebar Hoaks Tentang PEN

Bupati Enrekang Muslimin Bando akhirnya angkat suara mengenai alasannya melaporkan WP (30), tersangka penyebar hoaks lewat situs online.

TRIBUN-TIMUR.COM/ASIZ ALBAR
Bupati Enrekang, Muslimin Bando 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG-Bupati Enrekang Muslimin Bando akhirnya angkat suara mengenai alasannya melaporkan WP (30), tersangka penyebar hoaks lewat situs online.

MB memaparkan, WP telah berkali-kali menyebarkan informasi hoaks tentang dirinya. 

"Selama itu pula saya bersabar. Sebab yang dia sampaikan tidak benar adanya," jelas MB, Minggu, (14/2/2021).

Namun saat WP kembali menyebar hoaks tentang dana Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), MB akhirnya bertindak. 

Dalam artikel yang dibuat WP, bupati dituding secara sepihak menggunakan PEN untuk membayar honorer.

"Kenapa saya harus melapor ke polisi, sebab PEN ini menyangkut kesejahteraan masyarakat saya secara langsung," ujar Muslimin Bando.

Dana Rp441,5 miliar itu manfaatnya banyak untuk pelbagai program dan kegiatan pemulihan ekonomi, pembangunan jembatan, jalan, dan infrastruktur lainnya.

"Bayangkan jika PEN dibatalkan gegara hoaks itu? Masyarakat kita yang dirugikan," kata MB.

Bupati menegaskan, PEN tidak dapat digunakan untuk keperluan lain selain yang telah diatur dalam PMK (Peraturan Menteri Keuangan) Nomor 179/2020.

MB juga mengungkapkan fakta mengejutkan. WP ternyata kerap meminta 'sesuatu' lewat ajudan maupun orang disekitar bupati. Imbalannya, WP bersedia menghentikan hoaks yang ia sebar. 

Halaman
123
Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved