Breaking News:

Tribun Bulukumba

Ratusan Hektar Sawah di Gantarang Bulukumba Kekeringan

Kekeringan akibat musim kemarau tersebut terjadi di Desa Bukit Harapan, Desa Bontonyeleng, dan beberapa desa lainnya.

TRIBUN TIMUR/FIRKI ARISANDI
Petani memeriksa keadaan Padi Salin Ibu (Salibu) miliknya di Desa Bontomacinna, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Kekeringan melanda ratusan hektare sawah di Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Kekeringan akibat musim kemarau tersebut terjadi di Desa Bukit Harapan, Desa Bontonyeleng, dan beberapa desa lainnya.

Akibatnya, tanaman padi petani yang baru berusia hampir tiga bulan terancam mati.

Salah seorang petani di Desa Bontonyeleng, Irwansyah, mengatakan, selama ini para petani mengandalkan air dari saluran irigasi.

Namun, kini debit air juga sudah berkurang, sementara banyak petani yang membutuhkan.

"Tapi beberapa minggu terakhir ini debit air memang kurang. Kalau hujan juga tidak turun, bisa mati tanaman padi kami," kata Irwansyah, Jumat (12/2/2021).

Irwan mengaku, pasokan air saat ini sangatlah sedikit, sehingga air hujan sangat diandalkan untuk keberlangsungan padi mereka.

Ia berharap, dinas terkait juga turun tangan mencari solusi yang hampir tiap tahun dirasakan petani.

Seperti misalnya membangun embung, agar persediaan air saat kemarau bisa tercukupi.

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved