Breaking News:

Gempa Sulbar

Panrita Center Sinjai: Pengungsi Gempa Sulbar Butuh Air Bersih

Yayasan Panrita Center Sinjai menyampaikan kondisi terkini para pengungsi korban gempa Sulbar di Mamuju dan Majene

Istimewa
Direktur Yayasan Panrita Center Sinjai, Fadhelullah Marzuki salurkan logistik ke korban gempa bumi di Majene. (ist) 

TRIBUNSINJAI.COM, MAJENE - Yayasan Panrita Center Sinjai menyampaikan kondisi terkini para pengungsi korban gempa Sulbar di Mamuju dan Majene, Jumat (12/2/2021).

Direktur Yayasan Panrita Center Sinjai, Fadhelullah Marzuki mengungkapkan bahwa selain kebutuhan kebutuhan pokok yang dibutuhkan para korban gempa juga mereka butuhkan air bersih.

"Untuk saat ini air bersih yang sangat urgen, apalagi dengan semakin berkurangnya bantuan yang datang," kata Fadhelullah Marzuki yang saat ini sedang berada di Sulawesi Barat.

Fadhelullah menyampaikan bahwa sejumlah pengungsi masih membutuhkan kebutuhan pokok. Bantuan sembako saat ini mulai berkurang yang masuk dari berbagai daerah.

Wakil Ketua MUI Sinjai ini sudah dua kali ke Mamuju dan Sulbar pasca dua kabupaten tersebut diguncang gempa bumi.

Ia bersama relawan Panrita Center membawa bantuan kebutuhan pokok dari Sinjai ke Sulawesi Barat.

Selain memberi bantuan, juga Fadhelullah menguatkan para korban di tempat pengungsian dengan memberikan nasihat keistiqamahan kepada kebesaran Allah SWT dalam menghadapi bencana.

Menurut pantauan Fadhelullah bahwa para pengungsi saat ini mengalami trauma berkepanjangan sebab gempa susulan masih terus terjadi, meski getarannya kecil.  

Pada Kamis (14/1/2021) lalu, gempa magnitudo 5,9 mengguncang Kabupaten Majene, dan Mamuju Sulawesi Barat.

Dalam peristiwa tersebut 90 orang korban meninggal dunia dan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan. (*)

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved