Breaking News:

Tribun Luwu Utara

Pabrik di Luwu Utara Beli Murah Sawit Petani, Apkasindo: Ini Pelecehan

Manager PKS PT Kasmar Matano Persada, Irawan Thamsi membenarkan pembelian TBS petani

ist
Ilustrasi 

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Petani kelapa sawit di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, marah.

Kemarahan mereka lantaran pabrik kelapa sawit (PKS) membeli tandan buah segar (TBS) di bawah harga yang telah ditetapkan bersama.

Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Luwu Utara, Rafiuddin mengatakan, PKS membuat keputusan sendiri dengan membeli TBS di bawah harga kesepakatan.

Padahal pada 10 Februari kemarin, Dinas Perkebunan Provinsi Sulsel memutuskan harga TBS untuk bulan Februari sebesar Rp 1.520 per kilogram.

"Tapi PKS tidak menerima keputusan itu dengan alasan harga CPO mengalami penurunan," kata Rafiuddin, Jumat (12/2/2021).

Malah beberapa PKS, seperti PT Kasmar Matano Persada, PT Jas Mulia, PT Surya Sawit Sejahtera, dan PTPN XIV mengeluarkan keputusan sendiri dengan mematok harga pembelian TBS Rp 1.350 per kilogram.

"Kami patani merasa dirugikan dengan keputusan sepihak PKS dengan pembelian TBS Rp 1.350, seharusnya Rp 1.520 per kilogram, PKS ini melecehkan putusan pemerintah," kata Raifuddin.

Manager PKS PT Kasmar Matano Persada, Irawan Thamsi membenarkan pembelian TBS petani yang diberlakukan di pabriknya adalah Rp 1.350 per kilogram.

Irawan mengaku tidak bisa menaikkan pembelian TBS untuk bulan Februari karena harga CPO turun.

"Harga Januari Rp 1.520, tidak bisa disamakan dengan bulan Februari ini, karena melihat atau menyesuaikan penurunan harga CPO," katanya.

Ketua Komisi III DPRD Luwu Utara Aris Mustamin menyebut persoalan ini harus ditindaklanjuti. 

Dalam waktu dekat, pihaknya akan mengambil bukti pembelian TBS di sejumlah pabrik.

"Kita butuh dulu bukti nota pembelian dari PKS. Kalau betul ada pembelian harga di bawah yang telah ditetapkan, harus ditindak tegas," ujarnya.

Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved