Breaking News:

Tribun Bulukumba

Harga Barang di Tanjung Bira Mahal, Ketegasan Disperindag Bulukumba Dipertanyakan

Mahalnya harga barang campuran di dalam kawasan Pantai Tanjung Bira dikeluhkan sejumlah pengunjung.

DOK TRIBUN-TIMUR.COM
Pengunjung di Pantai Tanjung Bira, Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), sebelum pandemi Covid-19. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Mahalnya harga barang campuran di dalam kawasan Pantai Tanjung Bira, Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), dikeluhkan sejumlah pengunjung.

Salah satunya disampaikan oleh aktivis Komunitas Peduli Sungai (KPS) Bulukumba, Arsyad Ali.

Arsyad mengaku heran, pasalnya harga barang campuran dalam kawasan wisata unggulan Bulukumba itu tak terkendali.

"Iya kok mahal sekali. Ini jadi keluhan banyak orang sebenarnya, keluhan banyak pengunjung, cuman banyak diantara mereka tidak mau menyampaikan itu," kata Arsyad Ali, Jumat (12/2/2021).

Olehnya itu, Arsyad mempertanyakan ketegasan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bulukumba.

Menurut Arsyad, hal ini harus ditelusuri, jangan sampai justru pedagang yang memang membeli barang dengan harga yang melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET).

Sehingga ketegasan Disperindag dibutuhkan dalam hal ini.

Arsyad meminta Disperindag turun gunung dan memperlihatkan ketegasannya.

"Harus ditelusuri, kenapa bisa mahal. Apakah pedagang memang sengaja mahalkan atau barang yang diambil pedagang memang mahal dari sananya. Saya tidak bisa menyimpulkan sendiri, ini tugas Disperindag. Jadi silakan Disperindag bekerja telusuri keluhan masyarakat," pungkasnya. (TribunBulukumba.com)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Firki Arisandi

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved