Breaking News:

Etik Prihatin Raih Gelar Doktor Bidang Ilmu Manajemen di UMI

Berdasarkan hasil penelitiannya menunjukkan bahwa bauran pemasaran tidak berpengaruh signifikan terhadap loyalitas

TRIBUN TIMUR/MUSLIMIN EMBA
Etik Prihatin Promosi Doktor bidang Ilmu Manajemen di UMI, Kamis (11/2/2021). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali mencetak Doktor bidang Ilmu Manajemen atas nama Etik Prihatin, Kamis (11/2/2021).

Ujian Promosi Doktor ini berlangsung via daring dengan judul disertasi Pengaruh Bauran Pemasaran dan Kualitas Layanan terhadap Kepuasan Serta Loyalitas Kunjungan Kembali Wisatawan pada Destinasi Wisata di Makassar.

Bertindak sebagai Ketua Sidang Rektor UMI Prof Basri Modding, dalam hal ini diwakili Direktur Program Pascasarjana UMI Prof Baharuddin Semmaila, yang juga bertindak sebagai penguji internal, Promotor Prof Rahman Mus, Ko Promotor I Dr Sabri Hasan, dan Ko Promotor II Dr Ilham Labasse.

Hadir sebagai penguji internal di antaranya Prof Jeni Kamase, Dr Serlin Serang, penguji eksternal Prof Abdul Hadi Sirat, dan penguji lintas disiplin ilmu Dr Hamza Baharuddin.

Berdasarkan hasil penelitiannya menunjukkan bahwa bauran pemasaran tidak berpengaruh signifikan terhadap loyalitas kunjungan kembali wisatawan ke Kota Makassar.

"Untuk meningkatkan bauran pariwisata, maka pengelola pariwisata harus memprioritaskan adanya marketing mix yang terdiri dari 7P, produk (product), promosi (promotion), harga (price), tempat (place), orang (people), bukti fisik (physical evidence), dan proses (process)," urainya via rilis.

Selain meningkatkan 7P, menurut Dr Etik, perlu meningkatkan kualitas pelayanan seperti membangun fasilitas dan sarana prasarana sebagai akses menuju destinasi wisata di Kota Makassar.

Lebih jauh, Dosen Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMI ini berharap hasil penelitiannya bisa menjadi acuan untuk penulis berikutnya, sehingga ada temuan-temuan baru di bidang pemasaran pariwisata.

Ujian secara daring ini turut dihadiri keluarga promovendus dan berdasarkan hasil sidang Dr Etik Prihatin dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan.

"Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan para senior dan juga institusi UMI. Kuliah di UMI banyak sistem yang mempermudah mahasiswa dan ukhuwahnya sangat kuat," ungkapnya.

Penulis: Rudi Salam
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved