Breaking News:

Tribun Enrekang

Wilayahnya Kerap Banjir, 4 Desa di Enrekang Utara Minta PLTA Bakaru dan BBWS Pompengan Turun Tangan

Pergerakan Koalisi Rakyat (PERKARA) menggelar dialog interaktif di SMPN Temban, Desa Temban, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan.

ist
Pergerakan Koalisi Rakyat (PERKARA) menggelar dialog interaktif di SMPN Temban, Desa Temban, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG- Pergerakan Koalisi Rakyat (PERKARA) menggelar dialog interaktif di SMPN Temban, Desa Temban, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan.

Acara dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Enrekang, Ir Runjaya Kasmidi dan Mustain Sumele, Kepalas Dinas Pertanian.

Kepala dinas Peternakan dan Perikanan, Perwakilan Dinas PU, Perwakilan Dinas BPBD Enrekang, Kordinator Pendamping Desa, Babinsa dan tokoh-tokoh masyarakat se-Enrekang Utara.

Diskusi itu mengangkat tiga isu diskusi diantaranya meminta PLTA Bakaru untuk menganggarkan CSR di Enrekang Utara.

Serta meminta Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan-Jenneberang menggolontorkan anggaran untuk buronjong di area sungai yang potensi berdampak dan perubahan status jalan Malauwe-Surakan. 

Ketua Perkara Enrekang, Misbah mengatakan, diskusi ini adalah suatu kerja sama dirinya dengan empat kepala desa dalam merespon bencana banjir yang sangat merugikan masyarakat.

"Sehingga pihaknya berinisiasi untuk mengagendakan dialog interaktif  yang menghadirkan beberapa OPD terkait, anggota dewan dan tokoh-tokoh masyarakat  beserta jajarannya," kata Misbah, Kamis (11/2/2021).

Ia menambahkan, adapun sesi dalam dialog tersebut ialah meminta semua pandangan dari komponen, terkait tiga isu yang dilemparkan dalam dialog tersebut lalu disimpulkan oleh DPRD Enrekang

Sehingga lahirlah solusi dari hasil beberapa komponen yang hadir yang akan menjadi acuan dewan dalam menindaklanjuti isu tersebut supaya aspirasi masyarakat itu bisa terakomodir sesuai harapan. 

"Kami akan terus mengawal persoalan ini bersama dengan DPRD, OPD dan tokoh masyarakat sehingga diskusi hari ini bukan sebatas seremonial saja, tapi ada perlakuan dalam penindakannya sehingga bisa terealisasi sesuai harapan kami bersama," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved