Breaking News:

Tribun Bulukumba

Oknum Pengacara di Bulukumba Jadi Tersangka Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan

Oknum pengacara di Kabupaten Bulukumba ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Unit Perlindungan Anak dan Perempuan(PPA) Polres Bulukumba

deeepblue via Kompas.com
Ilustrasi kekerasan (deeepblue) 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Oknum pengacara di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), HA, resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Unit Perlindungan Anak dan Perempuan (PPA), Satreskrim Polres Bulukumba.

Ia ditetapkan sebagai tersangka usai melakukan dugaan kekerasan terhadap perempuan berinisial FA.

Penetapan HA sebagai tersangka setelah dilakukan gelar perkara yang dihadiri langsung FA, dengan penyertaan bukti berupa hasil visum dan pakaian yang dikenakan oleh korban, Rabu (10/2/2021) kemarin.

Kanit PPA Pores Bulukumba, Aipda Ajis Safri, menjelaskan, terduga telah dinaikkan statusnya sebagai tersangka, dan dijerat pasal 351 ayat 1 KUHpidana tentang penganiayaan.

“Sudah dilakukan gelar perkara. Pelaku dinaikkan statusnya jadi tersangka. Pelaku juga diancam pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan,” jelas Aipda Ajis Safri.

Ajis mengungkapkan bahwa berkas perkara kasus tersebut segera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulukumba. 

Selanjutnya, tersangka akan dilakukan penahanan jika khawatir tersangka melarikan diri, atau menghilangkan barang bukti dan mengulangi perbuatannya.

Sekadar diketahui, sebelumnya, oknum pengacara HA melakukan kekerasan terhadap FA pada Oktober 2020 lalu. 

HA menjemput korban menggunakan mobil pribadinya, saat di atas mobil, FA menerima telepon dari temannya.

Dan HA tidak terima penjelasan korban jika telepon tersebut berasal dari teman FA.

HA pun akhirnya memukul FA, akibatnya korban mengalami luka memar di bagian pipi, lengan dan baju yang dikenakannya robek. 

Atas kejadian ini, pihak keluarga mendesak polisi untuk segera menahan pelaku, yang saat ini masih berkeliaran.

“Kami tidak mau hal serupa terjadi, apapun itu pelaku harus ditangkap segera. Jangan sampai terjadi hal serupa. Kami pihak keluarga tidak terima jika tersangka seenak jidat berkeliaran dan tetap eksis di sosial media,” harap kerabat korban, FJ. (TribunBulukumba.com)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Firki Arisandi

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved