Breaking News:

Tribun Enrekang

Hampir Setahun Sekolah Diliburkan, Pelajar di Enrekang Rindu Sekolah Tatap Muka

Sudah hampir setahun Pemkab Enrekang meliburkan aktivitas belajar mengajar tatap muka di sekolah karena wabah Covid-19.

TRIBUN-TIMUR.COM/ASIZ ALBAR
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Enrekang, Jumurdin 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG- Sudah hampir setahun Pemkab Enrekang meliburkan aktivitas belajar mengajar tatap muka di sekolah karena wabah Covid-19.

Proses belajar mengajar di sekolah diliburkan sejak 22 Maret 2020 lalu dan hingga kini sekolah belum juga dibuka.

Proses belajar mengajar tatap muka dialihkan menjadi sistem dalam jaringan (Daring) atau online.

Orangtua siswa dituntut harus bisa mengontrol dan membimbing anaknya dalam proses belajar sistem Daring selama pandemi.

Sejumlah orang tuapun mengaku kewalahan dengan proses belajar mengajar sistem Daring ini.

Sebab, mulai dari kesulitan akses internet yang dialami anak mereka saat belajar, juga banyaknya tugas untuk anak yang harus dibimbing untuk diselesaikan.

"Tentu kita kesulitan karena mana urusan rumah tangga yang diurus, ditambah lagi bimbing anak kerja tugas yang segitu banyaknya," kata salah satu orang tua siswa, Reni, Kamis (11/2/2021).

Ia berharap sekolah bisa segera kembali dibuka dan proses belajar mengajar tatap di sekolah bisa dilakukan.

Hal yang sama juga diharapkan dari salah satu siswa SMP di Enrekang, Hisyam. Ia mengaku sudah sangat rindu untuk belajar di sekolah.

"Tentu sangat mau kak kalau sekolah dibuka lagi, supaya saya bisa belajar lagi bersama teman-teman di sekolah. Kami sudah rindu sekolah kak, bosan di rumah terus," harapnya.

Halaman
12
Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved