Breaking News:

Opini

AMPG Jadi Magnet Milenial dan Pemicu Elektoral Golkar

Era kekinian pemilih milenial semakin bertambah banyak, sehingga AMPG harus memperbanyak komunikasi dengan usia milenial.

ampg sulsel
Milad AMPG. Era kekinian pemilih milenial semakin bertambah banyak, sehingga AMPG harus memperbanyak komunikasi dengan usia milenial. 

Oleh: Mahmud Nuhung*)

TRIBUN-TIMUR.COM - Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) sebagai sayap pemuda dari keluarga besar partai Golkar, kini memasuki usia ke-19. Organisasi ini dideklarasikan pada 11 Februari 2002 lalu.

Kehadiran AMPG ini akan jadi magnet bagi pemilih milenial dan akan jadi pemicu elekroral Partai Golkar dalam menjalani pertarungan kekuasaan politik di masa mendatang.

Dr Mahmud Nuhung
Dr Mahmud Nuhung (TRIBUN TIMUR/MUNAWWARAH AHMAD)

Era kekinian pemilih milenial semakin bertambah banyak, sehingga AMPG harus memperbanyak komunikasi dengan usia milenial.

Ini dilakukan agar mampu merekrut pemilih milenial itu sehingga akan menjadi pemicu semakin meningkatkan elektoral Partai Golkar.

Kehadiran AMPG sejak kelahirannya diharap menjadi laboratorium kader muda bagi Partai Golkar untuk dilatih dan melahirkan kader tangguh dan militan guna memantapkan ideologi kekaryaaan.

Pada Munas 1998, merupakan masa masa sulit bagi Golkar, karena Jenderal Purnawirawan Edi Sudrajat, Mantan Panglima ABRI mundur dari Golkar.

Edi Sudrajat mundur setelah kalah dari Akbar Tanjung di putaran kedua dengan perolehan suara AT (17) dan ES (10), walaupun di putaran pertama ES (15) AT (10) dan Sri Sultan (1).

Edi Sudrajat (ES) bahkan mendirikan Partai Keadilan dan Persatuan (PKP), diikuti oleh Ibu Mien Sugandi yang keluar dari Golkar mendirikan Partai Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR).

Bahkan, gelombang reformasi juga menyeret Golkar ke sisi tebing dengan slogan "bubarkan Golkar" karena antek orde baru.

Halaman
1234
Editor: Arif Fuddin Usman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved