Breaking News:

Tribuners Memilih

Pelantikan Bupati Terpilih di Sulsel Berpotensi Ditunda, Legislator PAN: Saya Dukung

Pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih di Pilkada Serentak 2020 di Sulawesi Selatan (Sulsel), berpotensi ditunda.

ISTIMEWA
Anggota DPRD Provinsi Sulsel, Syamsuddin Karlos. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih di Pilkada Serentak 2020 di Sulawesi Selatan (Sulsel), berpotensi ditunda.

Sebelumnya, rencananya pelantikan bupati dan wakil bupati bakal dilaksanakan 17 Februari 2021 mendatang.

Namun, kini berpotensi ditunda karena belum keluarnya Surat Keputusan (SK) pengangkatan bupati dan wakil bupati terpilih dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Sehingga seluruh daerah di Sulsel yang menggelar Pilkada 2020, bakal diisi oleh penjabat bupati sementara (Pjs).

Belum lagi, masih ada beberapa daerah yang saat ini proses sengketa pilkadanya masih berproses di Mahkamah Konstitusi (MK).

Seperti Kabupaten Barru, Pangkep, Luwu Utara, Luwu Timur dan juga Kabupaten Bulukumba.

Anggota DPRD Provinsi Sulsel, Syamsuddin Karlos, mendukung penundaan pelantikan tersebut.
Menurut legislator PAN ini, penundaan pelantikan sudah sesuai aturan.

“Saya mendukung langkah pak Gubernur. Jangan sampai terburu-buru namun tidak sesuai aturan,” kata Wakil Ketua Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD Sulsel itu, Selasa (9/2/2021).

Carlos juga menyinggung situasi pandemi Covid-19 yang masih mewabah saat ini.

“Termasuk itu (Covid-19), jadi bagus juga untuk pencegahan. Semoga ada hikmah dari penundaan ini,” pungkasnya. (*)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Firki Arisandi

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved