Helena Lim

dr Yudi & dr Tirta Protes! Sosialita Helena Lim Duluan Divaksin Covid-19 Padahal Banyak Nakes Belum

Dua dokter dr Tirta & dr Wachyudi Muchsin ikut protes! Sosialita Helena Lim dapat vaksin Covid-19 Duluan Padahal Banyak Nakes Belum

Editor: Mansur AM
kolase net
dr Wachyudi Muchsin, Helena Lim, dan dr Tirta 

Penyebabnya, Helena mengunggah video dalam akun Instagram @helenalim899. Video itu menunjukkan bagaimana ia mendapatkan vaksin Covid-19 pada pada Senin (8/2/2021).

Helena memperlihatkan bahwa ia menerima vaksin di Puskesmas Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Video tersebut kemudian viral dan diperbincangkan warganet karena yang bersangkutan dianggap tidak masuk kriteria kelompok prioritas penerima vaksin Covid-19.

Meski Helena disebut bekerja di apotek, tetapi status posisi pekerjaannya belum dipastikan secara jelas.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Muhammad Budi Hidayat memberikan tanggapan atas hal tersebut.

Menurut Budi, apabila Helena berprofesi sebagai apoteker, maka dia memang berhak mendapatkan vaksin Covid-19.

"Kalau profesinya sebagai apoteker, kalau dia melayani masyarakat maka masuk (golongan yang mendapat vaksin Covid-19 pertama)," ujar Budi ketika dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (9/2/2021).

"Tetapi, kalau dia pemilik apotek, maka tidak masuk kriteria penerima vaksin pertama. Artinya dia masuk golongan masyarakat umum," lanjutnya. 

Sementara itu, apabila yang bersangkutan bekerja sebagai penunjang, maka diperbolehkan mendapat vaksin Covid-19 tahap pertama.

Budi menjelaskan, posisi penunjang ikut membantu pelayanan di apotek. Selain itu, penunjang juga banyak berkontak dengan masyarakat sehingga berpotensi besar terpapar Covid-19.

"Misalnya dia ikut melayani sebagai administrasi, atau sekuriti. Seperti itu termasuk penunjang, dan dibolehkan," tuturnya.

"Termasuk juga supir ambulans," tambah Budi. Lebih lanjut Budi mengungkapkan, apabila Helena menerima suntik vaksin Covid-19, maka kemungkinan besar namanya telah ada dalam daftar sasaran vaksinasi Covid-19 yang ada di Dinas Kesehatan setempat.

Pendataan ini menurutnya berdasarkan kriteria sasaran SDM tenaga kesehatan. "Itu didata oleh dinkes setempat, masuk tidak dia di situ. Kalau dia mendapatkan vaksin kemungkinan besar namanya ada di dalam daftar," ungkap Budi.

Status Helena di apotek

Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat Kristy Wathini menyatakan bahwa Helena menerima vaksin karena ia membawa keterangan bekerja di apotek sebagai penunjang.

"Yang bersangkutan membawa keterangan bekerja di apotek sebagai penunjang," kata Kristy ketika dikonfirmasi Kompas.com

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku telah meminta jajarannya untuk mengecek keaslian surat keterangan bekerja di apotek milik selebgram Helena Lim.

Pasalnya, wanita yang dijuluki crazy rich Pantai Indah Kapuk (PIK) ini mendapatkan suntik vaksin Covid-19 di Puskesmas Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Video dirinya disuntik vaksin Covid-19 pun menggegerkan jagat dunia mana dan mendapat banyak tanggapan negatif dari warganet.

"Saya sudah minta dicek ulang kenapa yang bersangkutan bisa masuk," ucapnya, Selasa (9/2/2021).

Selain itu, politisi Gerindra ini mengaku bakal meminta keterangan dari pihak Puskesmas Kebon Jeruk yang memberikan vaksin kepada Helena.

Sebab, ada kemungkinan Helena sengaja diundang untuk menyosialisasikan vaksin Covid-19, seperti yang dilakukan Raffi Ahmad dan Ariel 'Noah'.

"Apa memang sengaja minta diundang sebagai figur untuk membantu menyosialisasikan atau mengkampanyekan, atau ada faktor lain, saya belum tahu. Nanti kita cek lagi," tuturnya.

Ariza mengklaim, selama ini proses vaksinasi Covid-19 yang berlangsung di DKI telah dilakukan dengan prosedur yang ketat.

Untuk itu, ia bakal menelusuri alasan Helena Lim beserta keluarganya mendapatkan suntik vaksin Covid-19 itu.

"Kita cek kembali, karena syarat-syarat (dapat vaksin) kan ketat," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, selebgram Helena Lim mengunggah video dalam akun Instagram @helenalim899.

Video itu menunjukkan bagaimana ia mendapatkan vaksin Covid-19 pada pada Senin (8/2/2021).

Helena memperlihatkan bahwa ia menerima vaksin di Puskesmas Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Video tersebut kemudian viral dan diperbincangkan warganet.

Adapun dalam Instagram Story yang ia unggah, Helena membagikan pengalamannya menerima vaksin Covid-19 hari ini.

Dalam video yang ia unggah, terlihat bahwa Helena datang bersama tiga orang lainnya untuk menerima vaksin.

Helena merekam kegiatannya sejak mengantre menunggu giliran disuntik hingga akhirnya menerima vaksin Covid-19 tersebut.

Ia menyatakan bahwa yang ia terima hari ini adalah suntikan pertama vaksin Covid-19.

Dalam dua minggu mendatang, Helena akan kembali disuntik vaksin Covid-19.

"Ini yang pertama ya, nanti dua minggu lagi yang kedua," kata Helena dalam video yang ia unggah di akun Instagram-nya, Senin.

Pemkot Jakarta Barat

Wakil Wali Kota Jakarta Barat Yani Wahyu Purwoko menegaskan, proses penyuntikan vaksinasi Covid-19 terhadap selebgram Helena Lim sesuai ketentuan.

Pasalnya, tenaga kefarmasian yang bekerja di apotek masuk dalam daftar tenaga kesehatan.

Hal ini tertuang dalam Undang-undang (UU) nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan.

"Di pasal 11 ada 13 kategori yang termasuk dalam tenaga kesehatan. Salah satunya adalah tenaga yang bertugas di apotek, kefarmasian," ucapnya, Senin (8/2/2021).

Proses penyuntikan Helena Lim tak menyalahi aturan lantaran wanita berjuluk crazy rich Pantai Indah Kapuk itu bisa menunjukkan surat keterangan bekerja di apotek.

Dengan demikian, Helena Lim berhak mendapatkan vaksinasi Covid-19.

"Yang divaksin itu saya jelaskan, membawa surat keterangan tenaga kesehatan. Puskesmas sudah selektif," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, selebgram Helena Lim mengunggah video dalam akun Instagram @helenalim899.

Video itu menunjukkan bagaimana ia mendapatkan vaksin Covid-19 pada pada Senin (8/2/2021).

Helena memperlihatkan bahwa ia menerima vaksin di Puskesmas Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Video tersebut kemudian viral dan diperbincangkan warganet.

Adapun dalam Instagram Story yang ia unggah, Helena membagikan pengalamannya menerima vaksin Covid-19 hari ini.

Dalam video yang ia unggah, terlihat bahwa Helena datang bersama tiga orang lainnya untuk menerima vaksin.

Helena merekam kegiatannya sejak mengantre menunggu giliran disuntik hingga akhirnya menerima vaksin Covid-19 tersebut.

Ia menyatakan bahwa yang ia terima hari ini adalah suntikan pertama vaksin Covid-19.

Dalam dua minggu mendatang, Helena akan kembali disuntik vaksin Covid-19.

"Ini yang pertama ya, nanti dua minggu lagi yang kedua," kata Helena dalam video yang ia unggah di akun Instagram-nya, Senin (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kontroversi Penyuntikan Vaksin ke Helena Lim dan Tanggapan Kemenkes soal Prioritas Vaksinasi Covid-19",

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved