Helena Lim

dr Yudi & dr Tirta Protes! Sosialita Helena Lim Duluan Divaksin Covid-19 Padahal Banyak Nakes Belum

Dua dokter dr Tirta & dr Wachyudi Muchsin ikut protes! Sosialita Helena Lim dapat vaksin Covid-19 Duluan Padahal Banyak Nakes Belum

Editor: Mansur AM
kolase net
dr Wachyudi Muchsin, Helena Lim, dan dr Tirta 

TRIBUN-TIMUR.COM - Kontroversi sosialita Helena Lim dapat Vaksin Covid-19 terus melebar.

Giliran dokter Tirta yang protes keras.

Pasalnya, masih banyak tenaga kesehatan (nakes) belum dapat Vaksin Covid-19.

Padahal sesuai kebijakan pemerintah, Nakes termasuk yang prioritas divaksin gelombang pertama.

Sementara orang kaya dan masyarakat umum gelombang kedua.

dr Tirta protes status Helena Lim yang tidak masuk kategori prioritas Vaksin Covid-19 gelombang pertama ini.

Humas Lembaga Riset PB IDI, dr Wachyudi Muchsin SH, juga ikut menanggapi status Helena Lim.

"Ini masih ramai, menurut saya sosialita seharusnya belum waktunya divaksin," kata dr Yudi sapaan dr Wachyudi Muchsin.

Humas Lembaga Riset PB IDI, dr Wachyudi Muchsin SH.
Humas Lembaga Riset PB IDI, dr Wachyudi Muchsin SH. (TRIBUN-TIMUR.COM)

dr Yudi berharap pemerintah dan instansi terkait mengelola baik-baik isu ini karena sangat sensitif.

Mengingat ada kelompok masyarakat yang aktif mengkampanyekan penolakan vaksin.

Sementara di sisi lain beredar gosip vaksin tidak tepat sasaran.

"Masalah sosialita ini harus diselesaikan semoga kesalahpahaman saja," kata dr Yudi.

 Helena Lim dapat Vaksin lantaran bekerja sebagai staf di apotek dinilai Dr Tirta tak masuk akal.

 

"Staff pengadaan apotek punya McLaren bosque. Ya ya ya ya logis kok! Saya percaya," tulisnya di akun @dr.tirta, dikutip Kompas.com, Selasa (9/2/2021).

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved