Breaking News:

Tribun Luwu Utara

102 Desa di Luwu Utara Gelar Pilkades Serentak 14 Juli 2021

Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 102 di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, rencananya digelar pada tanggal 14 Juli 2021. 

ist
Rapat koordinasi panitia pemilihan kabupaten dalam rangka pelaksanaan tahapan pemilihan kepala desa serentak tahun 2021 di Aula La Galigo Kantor Bupati Luwu Utara, Rabu (10/2/2021) 

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 102 di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, rencananya digelar pada tanggal 14 Juli 2021. 

Hanya saja jadwal itu tidak menutup kemungkinan kembali ditunda jika kasus penyebaran Covid-19 tak terkendali.

Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani memimpin rapat koordinasi panitia pemilihan kabupaten dalam rangka pelaksanaan tahapan pemilihan kepala desa serentak tahun 2021, di Aula La Galigo Kantor Bupati Luwu Utara, Rabu (10/2/2021).

Dalam forum itu disampaikan, dari hasil konsultasi dengan Kementerian Desa dan Pemprov Sulsel disepakati pilkades serentak rencanya akan digelar 14 Juli 2021 mendatang.

"Kenapa bulan Juli, memperhatikan saran dari pemerintah provinsi, kemudian kementerian desa disarankan tidak dilaksanakan pilkades di bawah bulan Juli," kata Indah.

"Setelah kita melakukan simulasi mengenai jadwal, mulai dari tahapan persiapan sampai penyelenggaraan, maka kita sepakati kita sepakat dilaksanakan di bulan Juli tanggal 14," sambung Indah.

Indah juga mengungkapkan, jika sebelumnya dirinya mengusulkan pelaksanaan pilkades digelar di bulan Maret atau April.

Namun melihat kebijakan vaksinasi yang dicanakan pemerintah pusat, sehingga tidak memungkinkan pilkades dilaksanakan di bulan Maret atau April.

"Kita harap di bulan itu (Juli) kasus Covid-19 mulai melandai. Karena kita di Luwu Utara kita target vaksinasi itu selesai di bulan April," ungkapnya.

Indah berharap, tidak ada lagi penundaan pelaksanaan pilkades serentak ini. 

Kata Indah penundaan masih sangat mungkin terjadi, jika kasus penyebaran Covid-19 tidak terkendali.

"Oleh karena itu, sosialisasi tentang penyelenggara pilkades serentak ini juga dijadikan momentum untuk mensosialisasikan bahaya Covid-19," tuturnya.

Untuk memasifkan gerakan itu, maka setiap bakal calon kepala desa nantinya diwajibkan untuk berperan aktif melakukan sosialisasi pentinya menerapkan protokol kesehatan.

"Selain itu, nantinya penyampian visi misi calon ada dua tema utama pertama bagaimana kita menghadapi pandemi Covid-19 disitu kita harap ada inovasi berskala desa," tuturnya.

"Kedua bagaimana pemulihan ekonomi di desa, kita harap ada inovasi, trobosan para bakal calon. Apa program mereka untuk melakukan pemulihan ekonomi di desanya. Kalau semua bersinergi, kita bisa cepat melakukan pemutusan penyebaran Covid-19 dan melakukan pemulihan," tutup Indah.

Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved