Breaking News:

Tribun Pinrang

Gabungan Relawan Pinrang Kumpul Donasi Bedah Rumah Ammangnge, Tunanetra Pemanjat Pohon Kelapa

Ammangnge (50), seorang tunanetra pemanjat pohon kelapa di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. 

ISTIMEWA
Ammangnge (50), tunanetra pemanjat pohon kelapa di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. 

TRIBUNPINRANG.COM, LANRISANG - Ammangnge (50), seorang tunanetra pemanjat pohon kelapa di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. 

Walaupun kedua matanya buta, namun ia  tidak berputus asa. 

Untuk menyambung hidup dan memenuhi kebutuhan istri dan 5 anaknya, Ammangnge biasanya menunggu panggilan orang-orang yang membutuhkan jasanya. 

Dalam memanjat satu kali pohon kelapa, ia hanya digaji Rp 10 ribu. 

Diketahui Ammangnge tinggal di rumah kecil berukuran 3 x 6 meter di Desa Mallongi Longi, Kecamatan Lanrisang, Kabupaten Pinrang. 

Rumah kecil itu tidak memiliki WC. 

Gabungan relawan Pinrang Ketua Tim Bedah Rumah Swadya Masyarakat, Senal atau lebih dikenal teknisi black tergerak untuk membantu Ammangnge agar memiliki rumah layak huni dan nyaman. 

Gabungan relawan Pinrang yang terdiri dari beberapa komunitas ini membuka donasi bagi donatur yang ingin menyumbang sedikit rezekinya untuk renovasi rumah  Ammangnge

Ketua Bank Sampah Peduli, Ali Topan mengatakan pihaknya butuh dana kurang lebih Rp 30 juta hingga 50 juta untuk membangun rumah permanen. 

"Rencananya kami mau bangunkan rumah permanen untuk beliau. Sementara ini kami kerjakan sedikit-sedikit sesuai dengan donasi yang masuk. Alhamdulillah, kemarin kami sudah meletakkan batu pertama sebagai bentuk awal renovasi rumah," kata Ali kepada Tribunpinrang.com, Selasa, (09/02/2021). 

Halaman
12
Penulis: Nining Angraeni
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved