Breaking News:

Meninggal Corona, Kadis Kesehatan Sulbar Dimakamkan di Pettoanginan Majene

Almarhum menghembuskan nafas terakhir di RS Wahidin Makassar sekitar pukul 02 .00 Wita, pagi tadi.

TRIBUN TIMUR/NURHADI
Karangan bungan dan spanduk ucapan duka penuhi kediaman almarhum kadis Kesehatan Sulbar dr Muh Alif Satria Lahamuddin di Kelurahan Lembang, Kecamatan Banggae Timur, Majene. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Kadis Kesehatan Sulbar dr Muh Alif Satria meninggal di RS Wahidin Makasssr karena terpapar Covid-19.

Almarhum menghembuskan nafas terakhir di RS Wahidin Makassar sekitar pukul 02 .00 Wita, pagi tadi.

Jenazah Almarhum dimakamkan di pekuburan Islam Pettoanginan Kecamatan Banggae Timur, Majene secara protokol Covid-19.

Pantauam Tribun Timur.com pemakanan berlangsung mulai pukul 16.00 Wita. Langsung dibawa ke pekuburan setelah tiba dari Makassar.

Kediaman Almarhum di kelurahan Lembang Kecamatan Banggae Timur, Majene, juga terpantau di penuhi karangan bungan dan spanduk ucapan duka dari sejumlah pihak.

Sebelum meninggal di RS Wahidin Makassar, dia menjalani perawaran isolasi lebih satu minggu.

"Sempat dirawat beberapa hari di Mamuju pascagempa bumi kemudian di rujuk ke Makassar,"jelasnya.

Dia mengatakan, pascagempa Kadis Kesehatan masih sempat beraktifitas di Mamuju.

Namun setelah merasakan kelainan, setelah memeriksa ternyata positif Covid-19 sehingga langsung isolasi.

Penulis: Nurhadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved