Breaking News:

Tribun Bulukumba

Kekurangan Stok Darah Diduga Jadi Penyebab Kematian Ibu Melahirkan di Bulukumba

Kurangnya stok darah di RSUD Sulthan Dg Radja Bulukumba, diduga menjadi penyebab kematian Sumrah.Ia meninggal dunia pasca melahirkan.

miraclebaby.co.uk via Kompas.com
Ilustrasi bayi.(miraclebaby.co.uk) 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Kurangnya stok darah di RSUD Sulthan Dg Radja Bulukumba, diduga menjadi penyebab kematian Sumrah, Kamis (4/2/2021) lalu.

Sumrah merupakan warga Desa Bontonyeleng, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, yang meninggal dunia pasca melahirkan.

Perempuan berusia 34 tahun itu, mengalami pendarahan, sehingga kemudian dilakukan tindakan operasi oleh dokter.

Kasubag Humas dan Promkes RSUD Sulthan Dg Radja Bulukumba, Sabtu (6/2/2021) mengatakan, kondisi persediaan stok darah memang minim.

Olehnya itu, setiap warga yang bakal melakukan operasi diminta untuk mencari pendonor.

Khusus untuk satu ibu hamil, dibutuhkan sedikitnya empat pendonor pendamping.

"Kalaupun ada pasien lain yang membutuhkan, butuh koordinasi dengan ruang perawatan dan persetujuan pasien yang punya darah, apakah betul-betul sudah tidak dibutuhkan untuk pasien tersebut dan bisa dialihkan ke pasien lain," jelasnya.

Pelaksana tugas (Plt) Direktur RSUD Sulthan Dg Radja, dr Rizal Ridwan Mappi membenarkan, jika pasien meninggal karena kekurangan darah pasca melahirkan.

“Pasien melahirkan secara normal, namun setelah melahirkan terjadi pendarahan berat. Jadi kami memutuskan untuk melakukan pengangkatan rahim untuk mencari sumber pendarahan,” jelasnya.

Dokter Rizal mengakui bahwa terjadi keterlambatan transfusi darah kepada pasien. 

Halaman
12
Penulis: Firki Arisandi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved