Breaking News:

Penanganan Covid

Ahli Waris Pasien Covid-19 Meninggal di Luwu Timur Bisa Terima Uang Santunan, Begini Caranya

Pasien di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang meninggal akibat Covid-19 bisa memperoleh uang santunan kematian.

TRIBUN-TIMUR.COM/IVAN ISMAR
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Luwu Timur, Sukarti 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Pasien di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang meninggal akibat Covid-19 bisa memperoleh uang santunan kematian.

Itu sesuai dengan surat edaran Kementerian Sosial RI Nomor 427/3.2/BS.01.02 /06/2020, tentang penanganan perlindungan sosial bagi korban meninggal dunia akibat Covid-19.

Disampaikan Kasi Perlindungan Korban Bencana dan Jaminan Sosial, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Luwu Timur, Ranu kepada wartawan, Sabtu (6/2/2021).

Ranu mengatakan besaran santunan adalah Rp 15 juta per jiwa.

"Uang santunan akan diberikan kepada ahli waris dari korban Covid-19 yang meninggal dunia," kata Ranu.

Ranu mengatakan ada beberapa syarat yang harus dilengkapi dulu sebelum mengajukan permohonan santunan kematian ke Dinas Sosial Luwu Timur.

"Untuk mendapatkan santunan, pemohon atau ahli waris terlebih dahulu melengkapi beberapa syarat,"

"Setelah itu diserahkan ke Dinas Sosial kabupaten dan selanjutnya kami mengusulkan ke Kementerian Sosial RI di Jakarta," kata Ranu.

Adapun syarat yang perlu dilengkapi untuk memperoleh santunan kematian pasien Covid-19 sebagai berikut:

1. Fotokopi Kartu Keluarga (KK) korban dan ahli waris
2. Fotokopi KTP korban dan ahli waris
3. Fotokopi surat keterangan meninggal dunia dari rumah sakit atau Puskesmas (legalisir) atau kutipan Akte Kematian dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (legalisir)
4. Surat Keterangan bahwa korban meninggal terinfeksi Covid-19 dari Dinas Kesehatan kabupaten/kota setempat
5. Fotokopi Surat Keterangan ahli waris sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku (legalisir)
6. Surat Pernyataan yang menunjuk ahli waris yang menerima santunan kematian, ditandatangani oleh seluruh ahli waris di atas materai dan dilampiri fotokopi KTP seluruh ahli waris
7. Fotokopi rekening buku tabungan yang masih aktif atas nama ahli waris (nama buku rekening sesuai dengan Surat Keterangan ahli waris)

Sementara mekanisme pengajuan santunan kematian Covid-19 sebagai berikut:

1. Warga melengkapi berkas sesuai syarat yang tertera
2. Berkas diantarkan ke Dinsos kabupaten/kota setempat sesuai lokasi terkonfirmasi korban meninggal
3. Dinsos kabupaten/kota melakukan verifikasi dan validasi dokumen usulan warga berdasarkan data yang disampaikan oleh Dinas Kesehatan
4. Dinsos kabupaten/kota mengajukan usulan nama-nama warga yang memenuhi persyaratan kepada Dinas Sosial provinsi dengan tembusan Bupati/Wali Kota dan Dirjen Linjamsos Kemensos RI
5. Dinsos provinsi melakukan verifikasi usulan dari Dinsos kabupaten/kota untuk diusulkan ke Linjamsos Kemensos RI
6. Usulan diverifikasi dan divalidasi oleh Dirjen Kemensos RI
7. Jika data usulan sudah benar dan lengkap, santunan akan ditransfer melalui rekening ahli waris

Laporan Wartawan TribunLutim.com Ivan Ismar

Catatan Redaksi: Bersama-kita lawan virus corona. Tribun-timur.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak)

Penulis: Ivan Ismar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved