Breaking News:

Tribun Bulukumba

Setelah Periksa 40 Saksi, Penyidik Kejari Bulukumba Surati BPK RI Audit Kasus Jampersal

40 orang saksi telah dimintai keterangannya dalam kasus Jampersal Dinkes Bulukumba tahun anggaran 2019.

ISTIMEWA
Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulukumba, Andi Thirta Massaguni. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Sebanyak 40 orang saksi telah dimintai keterangannya dalam kasus Jampersal Dinkes Bulukumba tahun anggaran 2019.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Seksi Pidana Khusus (Tipidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulukumba, Andi Thirta Massaguni.

Kasus yang diduga merugikan anggaran hingga miliaran rupiah tersebut, dal dalam proses penyidikan sejak September 2020 lalu.

"Tembusan 40 saksi, dan setelah itu penyidik bersurat ke BPK RI, untuk melakukan audit perhitungan kerugian negaranya," kata Andi Thirta, Jumat (5/2/2021).

Anggaran jampersal di tahun 2019, kata Thirta, ada sebanyak kurang lebih Rp3 miliar.

Namun dalam perjalanannya, ditemukan masih ada sejumlah puskesmas yang belum menerima pembayaran.

"Anggaran itu Rp3 miliar. Yang jelas indikasi kerugian negara miliaran rupiah sudah ada, cuman belum bisa kami sampaikan," tambahnya.

Sekadar diketahui, sebelumnya kasus jampersal ini ditemukan oleh anggota DPRD Bulukumba.

Pasalnya, ada anggaran jampersal tidak tersalurkan ke puskesmas.

Hal tersebut dinilai janggal, karena proses pencairan anggaran telah dilakukan. (TribunBulukumba.com)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Firki Arisandi

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved