Breaking News:

Tribun Palopo

Ini Motif Dua Pemuda Palopo Nekat Bakar Bengkel Warga Pakai Bom Molotov

Dua pemuda pelaku pembakaran dan pelemparan bom molotov ke bengkel salah satu warga di Kota Palopo kini telah mendekam di Mapolres Palopo.

Polres Palopo
Dua pelaku pembakaran bengkel warga dengan menggunakan bom Molotov di Palopo diamankan polisi 

TRIBUNPALOPO.COM, WARA TIMUR - Dua pemuda pelaku pembakaran dan pelemparan bom molotov ke bengkel salah satu warga di Kota Palopo kini telah mendekam di Mapolres Palopo.

Keduanya adalah MA (20) dan MAP yang merupakan warga Jl Rusa Kota Palopo.

Mereka diamankan karena mencoba membakar sebuah bengkel di Jl Yos Sudarso Palopo, milik warga Arsyam, Minggu (31/1/21) malam, dengan menggunakan bom molotov. Langsung diamankan Unit Resmob dan Tim Rangers Polsek Wara beberapa jam usai kejadian. 

Kasubag Humas Polres Palopo, AKP Edy Sulistyono menjelaskan motif keduanya melakukan pelemparan dan percobaan pembakaran karena dendam.

Hasil pemeriksaan polisi mengungkap kedua pelaku menyimpan dendam lama atas kematian salah satu keluarganya yang dianiaya hingga tewas.

"Diduga buntut dari kejadian keluarga pelaku yang meninggal beberapa waktu lalu. Jadi mereka mau balas dendam," kata Edy Jumat (5/2/21).

Padahal kata Edy, pelaku pembunuhan sebenarnya bukan pemilik bengkel. Namun pelaku tetap membakar bengkel korban dengan alasan penganiayaan terjadi di depan bengkel.

"Kebetulan bengkel yang dilempar bom molotov itu berhadapan rumah pelaku pembunuhan rekan korban. Jadi bengkel korban yang dibakar ini jadi sasaran pelampiasan dendam pelaku," katanya.

Kedua pelaku pembakaran dijerat pasal 187 KUHP junto Pasal 53 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 12 tahun penjara.

Sebelumnya, AKP Edy menjelaskan pelaku melakukan pelemparan menggunakan bom molotov ke sebuah bengkel milik Arsyam, saat pemilik bengkel sedang berada di rumahnya jalan Sungai Rongkong Kota Palopo.

"Hal tersebut diketahui pada pagi hari setelah korban mendatangi bengkelnya tersebut, dimana telah menemukan serpihan botol dan bahan peledak berupa bom molotov," bebernya.

Dari penangkapan itu, polisi mengamankan barang bukti berupa serpihan botol, kain sumbu dan satu unit sepeda motor yang digunakan pelaku.

Dalam aksinya, pelaku juga sempat terekam kamera CCTV sekitar lokasi kejadian.

Menurut informasi yang dihimpun, bengkel tersebut sempat terbakar. Namun warga setempat sempat melakukan pemadaman sehingga api tidak terlalu besar.

Laporan Wartawan Tribun Palopo Arwin Ahmad

Penulis: Arwin Ahmad
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved