Breaking News:

Dinkes Mamasa Temukan Vaksin Covid-19 Rusak

Amos menjelaskan, terhadap vaksinasi ini, dirinya ditugaskan memantau sedikitnya empat posko vaksinasi. 

TRIBUN TIMUR/SEMUEL
Vaksinasi tahap pertama terhadap tenaga kesehatan di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, berlangsung hari ini, Jumat (5/2/2021). 

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Vaksinasi tahap pertama terhadap tenaga kesehatan di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, berlangsung hari ini, Jumat (5/2/2021).

Secara serentak, vaksinasi ini diikuti 1.460 tenaga kesehatan yang tersebar di 17 Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) dan dua rumah sakit. 

Hasil sementara vaksinasi tahap pertama, ditemukan ada satu fial vaksin yang tak layak pakai. 

Hal itu diungkap Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Mamasa, Amos Pampabone, saat dikonfirmasi di PKM Mamasa, siang tadi. 

Amos menjelaskan, terhadap vaksinasi ini, dirinya ditugaskan memantau sedikitnya empat posko vaksinasi. 

Dari hasil pantauannya, dia menemukan adanya satu fial vaksin yang tidak layak pakai. 

"Ada satu fial vaksin yang saya temukan di RS Banua Mamase yang tidak layak pakai, itu karena dosisnya tidak mencukupi 0,5 Ml," jelas Amos. 

Sementara lanjut dia, vaksin yang dianggap rusak, jika tidak memiliki label dan tidak mencukupi dosis dalam setiap fial. 

Selain menemukan adanya vaksin yang dianggap rusak, dari hasil pantauannya, Amos mengaku, dari empat posko yang dikunjungi, ada beberapa Nakes yang tertunda menerima vaksin. 

Itu disebabkan karena beberapa diantaranya sedang mengandung dan beberapa lainnya tidak syarat berdasarkan skrining. 

Meski begitu, Nakes yang tertunda lanjut Amos, tetap divaksin, jika yang memenuhi syarat telah menerima vaksin. 

"Kita akan jadwalkan ulang bagi Nakes yang tertunda," terangnya. 

Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved