Breaking News:

Bupati Enrekang Tak Divaksin Covid karena Sudah Tua, Wabup Pernah Kena Corona

Muslimin Bando dan Wakil Bupati Enrekang, Asman belum menerima vaksin.

TRIBUN TIMUR/AZIS ALBAR
Kepala Dinas Kesehatan Enrekang, Sutrisno saat menjalani vaksinasi Covid-19. 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Enrekang sudah berlangsung selama tiga hari.

Namun, hingga kini Bupati Enrekang, Muslimin Bando dan Wakil Bupati Enrekang, Asman belum menerima vaksin.

Terkait hal itu Kepala Dinas Kesehatan Enrekang, Sutrisno mengatakan, kedua pejabat tertinggi di Enrekang itu memang tak masuk dalam penerima vaksin.

Hal itu lantaran keduanya tak memenuhi syarat untuk diberikan vaksin sinovac Covid-19.

"Iya memang pak Bupati dan Wabup tak bisa diberikan vaksin karena tidak memenuhi syarat," kata Sutrisno, Jumat (5/2/2021).

Ia menjelaskan, Bupati, Muslimin Bando tidak dapat divaksin karena usianya sudah menginjak 67 tahun sehingga tidak dapat diberikan vaksin.

Sebab, persyaratan yang dapat diberikan vaksin adalah usia 18 tahun hingga 59 tahun.

Sementara Wabup, Asman juga tak bisa diberikan vaksin lantaran dirinya pernah terjangkit virus asal Wuhan itu pada bulan Januari lalu.

"Kalau pak Bupati usianya tak memenuhi syarat, kalau pak Wabup dia pernah terkonfirmasi positif bulan lalu jadi tidak bisa diberi vaksin," ujarnya.

Selain Bupati dan Wabup, Sekda Enrekang H Baba juga tidak dapat divaksin lantaran gula darahnya tinggi (diabetes).

Pelaksanaan vaksinasi untuk tahap awal sendiri diberkan kepada para tenaga kesehatan (Nakes) di 16 Fasilitas kesehatan yang ada di Enrekang.

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved