Breaking News:

Tribun Mamasa

Polres Mamasa Tangani 7 Kasus Kekerasan Anak Selama 2020

Kasus kekerasan anak di bawah umur meningkat signifikan sejak tahun 2020, di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.

ist
Kasat Reskrim Polres Mamasa, Iptu Dedi Yulianto 

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Kasus kekerasan anak di bawah umur meningkat signifikan sejak tahun 2020, di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.

Di tahun 2020, tercatat tujuh kasus yang ditangani oleh Unit PPA Satreskrim Polres Mamasa.

Sementara di awal tahun 2021, tercatat satu kasus yang ditangani oleh Unit PPA Satreskrim Polres Mamasa.

Angka ini sekaligus angka tertinggi kasus kekerasan seksual anak di bawah umur, di Sulawesi Barat, dari enam kabupaten.

Kepala Satreskrim Polres Mamasa, Iptu Dedi Yulianto menjelaskan, perkara kekerasan seksual anak di bawah umur yang ditangani semuanya lanjut ke pengadilan.

"Kasus seperti ini tidak kami tolerir, tak ada satupun yang tidak lanjut," jelas Dedi Yulianto, Kamis (4/3/2021) sore tadi.

Dijelaskan lanjut, rata-rata perkara kekerasan seksual anak di bawah umur yang sempat ditangani Polres Mamasa kebanyakan berada di lingkungan korban.

"Tahun 2020 itu, kebanyakan memiliki berada di lingkungan korban, bahkan ada yang memiliki hubungan darah, antara anak, paman, atau kakeknya," bebernya.

Menurut dia, dari hasil keterangan setiap pelaku maupun korban dan hasil pengamatannya, ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya inses.

Adapun faktor terjadinya inses kata dia, adalah dipengaruhi oleh masalah ekonomi, dimana baik pelaku maupun korban hidup bersama.

Halaman
12
Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved