Breaking News:

Petani Desa Inrello Wajo Butuh Pengecer Pupuk

para petani yang ada di Desa Inrello bila hendak membeli pupuk bersubsidi mesti ke Kelurahan Ballere, Kecamatan Keera.

TRIBUN TIMUR/HARDIANSYAH
Masyarakat Desa Inrello, Kecamatan Keera, Kabupaten Wajo saat menyampaikan aspirasi di DPRD Wajo, Kamis (4/2/2021) sore. 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Masyarakat Desa Inrello, Kecamatan Keera, Kabupaten Wajo sangat berharap adanya pengecer pupuk di desanya. Hal itu disampaikan di depan anggota DPRD Wajo, Kamis (4/2/2021) sore.

Para petani di Desa Inrello, jauh-jauh menempuh jarak kurang lebih 75 km ke Gedung DPRD Wajo, agar masalah pupuk yang kerap dihadapi petani bisa terselesaikan.

Menurut salah satu ketua kelompok tani, Muhammad Yusuf mengungkapkan, selama ini mereka membeli pupuk bersubsidi melalui penyangga (orang yang menjual pupuk dari pengecer) sehingga harganya lebih tinggi dibandingkan jika membeli dari pengecer.

"Kami minta kepada distributor pupuk bersubsidi, baik pupuk Petrokimia maupun pupuk Kaltim, agar ada pengecer yang ditunjuk di Desa Inrello, biasanya kami beli pupuk dari penyangga sehingga harganya melebihi dari harga eceran tertinggi (HET), yang sudah ditentukan oleh pemerintah," katanya.

Senada dengan itu, rekan Yusuf yang juga ketua kelompok tani di Desa Inrello, yakni Muhammad Rusli juga mengungkapkan keresahannya.

"Kalau di penyangga itu, kadang ada pupuk non-subsidi yang telah dibungkus dijual per kilo yang wajib dibeli baru dikasi pupuk subsidinya," katanya.

Menurutnya, hal itu adalah akal-akalan penyangga yang mau untung banyak. Sebab, Rusli menyebutkan, bila dihitung-hitung, harga pupuk subsidi yang dijual perkilo lebih mahal ketimbang satu karung pupuk subsidi.

Olehnya, kehadiran pengecer di Desa Inrello sangat diharapkan. Selain menghindari hal-hal yang telah diungkapkan sebelumnya, juga untuk meminimalisir biaya distribusi lainnya.

Sebagaimana diketahui, para petani yang ada di Desa Inrello bila hendak membeli pupuk bersubsidi mesti ke Kelurahan Ballere, Kecamatan Keera.

Anggota DPRD Wajo, Sudirman Meru yang menerima aspirasi berharap masalah pupuk bisa dicarikan solusinya bersama. Apalagi, aspirasi serupa juga telah pernah disampaikan oleh petani di daerah lain.

"Jika hari ini, belum kita temukan solusinya, maka aspirasi ini akan kami laporkan ke pimpinan dan selanjutnya ditindak lanjuti oleh Komisi II," katanya.

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved