Breaking News:

Tribun Mamasa

Gara-gara Covid-19, Pemda Mamasa Bahas Ulang RPJMD

Sejak awal tahun 2020, Pemerintah Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, telah melakukan refocusing anggaran kurang lebih empat kali.

ist
Musrenbang Pemerintah Daerah Kabupaten Mamasa 

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Sejak awal tahun 2020, Pemerintah Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, telah melakukan refocusing anggaran kurang lebih empat kali.

Kebijakan itu dilakukan Pemda Mamasa, guna menanggulangi dampak Covid-19 sejak mulai merebak di sejumlah daerah termasuk Mamasa.

Karena Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Mamasa telah mengalami beberapa kali refocusing, maka Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Mamasa, mau tak mau mengalami perubahan.

Hal itu diungkap Bupati Mamasa, H Ramlan Badawi, saat dikonfirmasi Kamis (4/2/2021).

Ramlan menjelaskan, untuk merubah RPJMD itu, pihaknya melakukan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang), dengan melibatkan seluruh organisasi perangkat daerah dan camat.

Ramlan menjelaskan, perubahan RPJMD terpaksa dilakukan, sebab ada beberapa anggaran kegiatan yang dialokasikan kepada penanganan covid-19.

Sementara RPJMD ini kata dia, telah disusun untuk kurun waktu 2018-2023, atau periode lima tahunan.

Dia menjelaskan pula, dalam RPJM yang disusun sebelumnya, ada sembilan program prioritas Pemda Mamasa untuk jangka menengah.

Beberapa diantaranya adalah pembangunan infrastruktur, pengentasan kemiskinan dan lapangan kerja.

Namun karena dalam sembilan program prioritas itu mengalami perubahan anggaran, maka pihaknya menyusun ulang alokasi anggaran.

"Misalnya, pada saat disusun ada program yang dianggarkan Rp. 100 juta, tetapi karena mengalami refokusing 30 persen, maka RPJMD ini kita rubah, dengan menyesuaikan anggaran yang ada," katanya.

 Laporan wartawan @sammy_rexta

Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved