Breaking News:

Tribun Enrekang

Bupati Enrekang Minta Muhammadiyah Cetak Mubalig Muda Profesional

Bupati Enrekang, Muslimin Bando mendukung Muhammadiyah agar terus mencetak mubalig sebanyak-banyaknya dan profesional.

ISTIMEWA
Bupati Enrekang, Muslimin Bando saat hadir pada pembukaan Refreshing dan Pelatihan Mubaligh PM Enrekang, di Kebun Kawasan Industri Maiwa (KIWA), Kabupaten Enrekang. 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG  -Bupati Enrekang, Muslimin Bando mendukung Muhammadiyah agar terus mencetak mubalig sebanyak-banyaknya. Namun tidak sekadar banyak, tetapi harus profesional.

Hal ini disampaikan MB saat hadir pada pembukaan Refreshing dan Pelatihan Mubalig PM Enrekang, di Kebun Kawasan Industri Maiwa (KIWA), Kabupaten Enrekang.

"Saya sangat mendukung. Dan dengan mengharap ridho Allah mari kita ikuti pelatihan mubaligh ini hingga tuntas. Saya tentu bahagia karena ini juga selaras dengan visi Enrekang Emas yang berkelanjutan dan religius," urai bupati yang juga kader Muhammadiyah ini, Kamis (4/2/2021).

MB lalu memuji acara pembukaan itu. Menurutnya, acara tersebut cerdas sebab panitianya lincah dan tidak terkekang formalitas-formalitas yang tidak perlu. Apalagi digelar di ruang terbuka.

Senada dengan bupati, Ketua Pemuda Muhammadiyah (PM) Enrekang, Umaruddin menargetkan pihaknya mencetak mubaligh sebanyak-banyaknya. 

"Maka kita ajak para peserta ini. Mereka berasal dari pelbagai jenjang pengkaderan. Masih muda, namun akan terus kita latih menjadi mubaligh muda Muhammadiyah yang profesional," jelas Umar.

Sementara mewakili Ketua Pemuda Muhammadiyah Sulsel, Hamka menyebut pelatihan seperti ini semestinya jadi agenda wajib organisasi. Bahkan seluruh jajaran pimpinan PM juga harus ikut.

"Ini harus digelar rutin. Jangan cuma saat bicara politik semua hadir, sementara saat bicara agama hanya segelintir yang datang," sindirnya.

Hamka juga menyampaikan pesan dari Pemuda Muhammadiyah Sulsel bahwa 'dakwah ini tkdak boleh berhenti, dan harus terus dirawat'.

Pembukaan dihadiri Ketua PD Muhammadiyah Enrekang Kamaruddin Sita, Rektor UNIMEN Yunus Busa, pengurus Baznas dan para undangan.

Pelatihan diikuti sekira 50 peserta. Dan diisi oleh narasumber yang kompeten dibidang dakwah. Kegiatan itu digelar dengan penerapan Protokol Kesehatan yang ketat. (tribunenrekang.com)

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com, @whaiez

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved