Breaking News:

Tribun Jeneponto

Aktivis PAM Jeneponto Minta Bupati Evaluasi Distributor Pupuk, Alasannya?

Pergerakan Aktivis Mahasiswa (PAM) Sulawesi Selatan (Sulsel) Kabupaten Jeneponto menggelar aksi unjuk rasa. 

Penulis: Muh Rakib | Editor: Sudirman
ist
Aktivis PAM Sulsel, Kabupaten Jeneponto melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati, Kamis (4/2/2021). 

TRIBUN-TIMUR COM JENEPONTO - Pergerakan Aktivis Mahasiswa (PAM) Sulawesi Selatan (Sulsel) Kabupaten Jeneponto menggelar aksi unjuk rasa. 

Aksi unjuk rasa berlangsung di depan kantor bupati, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Kamis (4/2/2021).

Salah seorang demonstran, Yudistira menyampaikan keresahannya terkait penjualan pupuk diatas harga HET dibeberapa penyalur.

"Turunkan harga pupuk, jangan menjual diatas harga HET," teriakannya dalam oratornya.

Pengunjuk rasa juga mendesak Bupati Jeneponto untuk mengevaluasi kinerja distributor pupuk KPI dan CV Anjas Kabupaten Jeneponto.

Dimana harga pupuk pada pengecer dimasing-masing kecamatan wilayah mereka sangatlah tinggi dan tidak sesuai dengan harga HET sesuai permentan 49 tahun 2020.

Ia juga mendesak KPI dan CV Anjas sebagai distributor pupuk untuk mengambil sikap tegas dan memberikan sanksi pada pengecer yang nakal.

"Masyarakat sangat resah dengan harga distributor CV Anjas Rp130 ribu per zak. Tentu ini sangat melanggar permentan no 49 tahun 2020.

Laporan Wartawan Tribun Jeneponto, Rakib.

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved