Breaking News:

Tribun Polman

Aniaya Selingkuhan Istri Hingga Tewas, Pria Asal Polman Terancam 15 Tahun Penjara

Warga Desa Botto, Kecamatan Campalagian Polman ditahan karena menikam selingkuhan istrinya dengan menggunakan badik hingga tewas

ISTIMEWA
barang bukti badik yang digunakan pelaku menikam korban. Razak, warga Desa Botto, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) kini mendekam di sel tahanan Markas Kepolisian Resor Polman. Lelaki itu ditahan karena menikam selingkuhan istrinya dengan menggunakan badik 

TRIBUN-TIMUR.COM, POLMAN - Razak, warga Desa Botto, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) kini mendekam di sel tahanan Markas Kepolisian Resor Polman.

Lelaki itu ditahan karena menikam selingkuhan istrinya dengan menggunakan badik hingga meregang nyawa.

Insiden itu terjadi di Pasar Panyingkul Desa Baru Kecamatan Luyo, Kabupaten Polman, pada Selasa (2/2/2021)  sekitar pukul 18.05 wita malam.

"Yang bersangkutan pelaku ditahan di Polres," kata Kepala Satuan Reserse Kriminali Polres Polewali Mandar,AKP Syaiful Isnaini.

Perbuatan pelaku yang menghabisi nyawa korban dijerat pasal 338 KUHP. Sesuai pasal itu berbunyi barang siapa dengan sengaja merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan dengan pidana penjara .

"Ancaman hukumnya  lima belas tahun penjara," kata AKP Syaiful Isnaini

Razak  melakukan penikaman terhadap Syamsuddin alias Kunding, asal Desa Bonde, Kecamatan Campalagian.

Penikaman dipicu perselingkuhan antara korban dengan istri pelaku.

Korban ditikam hingga meregang nyawa dengan tujuh luka tusukan badik pada bagian dada, punggung, tangan hingga paha korban.

Insiden yang terjadi, tepatnya di Pasar Panyingkul Desa Baru Kecamatan Luyo, Kabupaten Polman,  Selasa (2/2/2021)  sekitar pukul 18.05 wita.

Halaman
12
Penulis: Hasan Basri
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved