Breaking News:

Aliyah Mustika Ilham

Aliyah Mustika Ilham Protes Sri Mulyani Potong Insentif Nakes 50%, 'Mereka Garda Terdepan'

Aliyah Mustika Ilham protes Sri Mulyani potong insentif nakes 50 persen, "mereka garda terdepan".

DOK PRIBADI
Anggota Komisi IX DPR RI dari Partai Demokrat, Aliyah Mustika Iham 

TRIBUN-TIMUR.COM - Aliyah Mustika Ilham protes Sri Mulyani potong insentif nakes 50 persen, "mereka garda terdepan".

Pemerintah memutuskan untuk memotong insentif bagi tenaga kesehatan atau nakes pada tahun ini.

Kebijakan itu diambil di tengah pandemi Covid-19 sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Keuangan nomor: S-65/MK.02/2021 per tanggal 1 Februari 2021.

Nilai insentif yang dipotong mencapai 50 persen.

Pihak Komisi IX DPR RI yang membidangi kesehatan dan ketenagakerjaan pun bereaksi atas kebijakan itu sebab tenaga kesehatan kini berada di garda terdepan dalam penangan 

Anggota Komisi IX DPR RI dari Partai Demokrat, Aliyah Mustika Iham mengatakan, dirinya menyesalkan adanya kebijakan yang tak pro kepada nakes.

"Nakes merupakan garda terdepan (penanganan Covid-19). Risiko yang mereka hadapi saat menangani pasien Covid-19 bukan hal sepele. Seharusnya pemangkasan insentif ini tidak dilakukan," ujar Aliyah Mustika Ilham kepada Tribun-Timur.com, Rabu (3/1/2021).

Besaran insentif bagi tenaga kesehatan beragam.

Pada tahun sebelumnya, insentif dokter spesialis Rp 15 juta, dokter umum/dokter gigi Rp 10 juta, bidan atau perawat Rp 7,5 juta, dan tenaga medis lainnya Rp 5 juta.

Pada tahun 2021, insentif dokter menjadi 7,5 juta, dokter umum/dokter gigi menjadi Rp 5 juta, bidan atau perawat menjadi Rp 3,75 juta, dan tenaga medis lainnya menjadi Rp 2,5 juta.

Halaman
123
Editor: Edi Sumardi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved