Breaking News:

VIDEO: Dokter Marinir di Desa Terisolir Pasca Gempa Sulbar

Utamanya pasien yang datang ke rumah sakit terapung KRI dr Soeharsono yang sandar di Lanal Mamuju.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAJENE - Aksi kemanusiaan Letda Laut (K) dr Feddy Manurung, patut diacungi jempol.

Dokter umum dari Satgas Kesehatan Gempa Lanal Mamuju itu, sudah lima hari tidak merasakan empuknya tidur pulas di ranjang.

Pasalnya, semenjak gempa bermagnitudo 6,2 mengguncang Sulawesi Barat, Jumat pekan lalu, ia disibukkan mengurus pasien.

Utamanya pasien yang datang ke rumah sakit terapung KRI dr Soeharsono yang sandar di Lanal Mamuju.

Cerita pengabdian dr Feddy itu dibeberkan Danlanal Mamuju Letkol Marinir Laode Jimmy, saat sukses mengakses dua desa terisolir di Kabupaten Majene menggunakan heli.

Yaitu Desa Ulumanda dan Desa Popenga Kecamatan Ulumanda.

Dua desa di kawasan perbukitan Majene itu terisolir akibat akses jalan dari kecamatan Ulumanda yang tertimbun material longsor.

Di dua desa itu, dr Feddy didamping Letkol Marinir Laode memberikan layanan kesehatan gratis ke warga.

Ada puluhan bahkan sampai seratusan warga di dua desa yang diberi layanan kesehatan.

"Kebanyakan, sakit kepala sama lambung. Ada juga yang hipertensi dan yang parah itu yang patah tangan waktu lari keluar rumah gempa dia jatuh," kata dr Feddy, Jumat (23/1/2021) siang.

Halaman
12
Penulis: Muslimin Emba
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved