Breaking News:

Tribun Gowa

Uang Denda Pelanggar Prokes Akan Dimasukkan ke Kas Daerah, Begini Penjelasan Kasatpol PP Gowa

Pemerintah Kabupaten Gowa membentuk tim pendisiplinan Protokol kesehatan (Prokes) dalam rangka memberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

ist
Pemerintah Kabupaten Gowa bersama Forkopimda menggelar rapat di Kantor Bupati Jl Mesjid Raya, Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa, Senin (1/2/2021) kemarin 

TRIBUN-TIMUR.COM, GOWA - Pemerintah Kabupaten Gowa membentuk tim pendisiplinan Protokol kesehatan (Prokes) dalam rangka memberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Tim itu dibentuk setelah Pemkab dan Forkopimda Gowa menggelar rapat di Kantor Bupati Jl Mesjid Raya, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Senin (1/2/2021) kemarin.

Tim ini akan mulai bekerja pada Rabu 3-8 Februari 2021.

Ada beberapa sanksi yang akan diberikan bagi para pelanggar protokol kesehatan (prokes) atau yang tak memakai masker.

Yaitu sanksi administrasi berupa denda/tilang di tempat bagi pelanggar protokol kesehatan.

Bagi masyarakat akan didenda Rp 100.000, TNI, Polri, ASN sebesar Rp 150.000, dan denda untuk pedagang Rp 200.000.

Kemudian, ada sanksi rapid Antigen di tempat. Bagi pelanggar yang reaktif atau postif hasil rapid Antigen selanjutnya akan dievakuasi ke Rumah Sakit (RS) atau tempat yang ditentukan untuk isolasi.

Kasatpol PP Gowa, Alimuddin Tiro menjelaskan, terkait sanksi-sanksi bagi masyarakat yang melanggar prokes. 

Sebelum disanksi denda bagi pelanggar prokes akan deberi teguran secara humanis. 

Jika pelanggar tidak mengindahkan atau mengabaikan maka baru diberi sanksi denda. 

 "Kalau dikasih sanksi sosial tidak mau, maka baru dikasih sanksi administrasi atau denda uang," ujarnya, saat dikonfirmasi Tribungowa.com, Selasa (2/2/2021).

Kata dia, sanksi denda berupa uang nantinya akan disetor ke kas daerah.

Dia menambahkan, sanksi sosial itu berupa membersihkan tempat-tempat umum ataupun kantor. 

"Uangnya disetor ke khas daerah," pungkasnya. 

Laporan Wartawan Tribungowa.com, Sayyid Zulfadli 

Penulis: Sayyid Zulfadli Saleh Wahab
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved