Breaking News:

Tribun Wajo

Tujuh Penghuni Rumah Bordil di Sabbangparu Wajo yang Ditangkap Polisi Dibebaskan, Kasus Dihentikan?

Tujuh orang penghuni rumah bordil di Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo diangkut ke Mapolres Wajo pekan lalu.

ist
Tujuh orang penghuni rumah bordil di Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo diangkut ke Mapolres Wajo pekan lalu 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Tujuh orang penghuni rumah bordil di Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo diangkut ke Mapolres Wajo pekan lalu.

Namun, semua perempuan yang diamankan itu kini sudah dipulangkan.

"Insya Allah (kasus) lanjut terus, tidak ada yang ditahan karena ancaman hukuman di bawah 5 tahun," kata Kapolres Wajo AKBP Muhammad Islam Amrullah, Selasa, (2/2/2021).

Sayangnya, saat penggerebekan yang dilakukan tak ada lelaki hidung belang ditangkap.

Sebenarnya, saat penggerebekan ada banyak orang di tempat itu, laki-laki maupun perempuan.

Tapi, cuma ada 7 perempuan, dan satu diantaranya adalah penyedia jasa atau muncikarinya yang dibawa ke Mapolres Wajo.

"Kita kenakan pasal muncikarinya, yang lain jadi saksi dan nanti akan dikoordinasikan dengan Dinsos untuk pembinaannya," kata mantan Wakapolres Minahasa Utara itu.

Pasal muncikari yang dimaksud Islam adalah pasal 296 jo 506 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 1 tahun 4 bulan.

Sebagaimana diketahui, mereka yang ditangkap malam itu, adalah dua orang beralamatkan Kolaka Timur, yakni RAS (25), RIS (25). Ada juga dari Malang, Jawa Timur yakni USU (56).

Selebihnya, SUM (46) warga Kabupaten Bone, EKA (34) warga Kota Makassar, SRS (45) warga Kabupaten Wajo, dan LDG (36) warga Kabupaten Gowa.

Kini, rumah bordil di Kecamatan Sabbangparu yang meresahkan warga itu sudah ditutup usai digerebek polisi.

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved