Breaking News:

Penikaman di Polman

Penikaman Berujung Kematian di Polman Gara-gara Perselingkuhan

. Ketika melihat korban sedang melintas di Jln. Poros Luyo, pelaku langsung memacu sepeda motornya menuju rumahnya untuk mengambil sebilah badik.

TRIBUN TIMUR/HASAN BASRI
Pelaku penikaman bernama Razak (32) asal Desa Botto Kecamatan Campalagian 

TRIBUN-TIMUR. COM, POLMAN - Personil Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat,  mengamankan pelaku penikaman yang menewaskan Syamsuddin alias Kunding, warga Desa Bonde, Kecamatan Campalagian, Polman.

Insiden yang terjadi  di Pasar Panyingkul Desa Baru, Kecamatan Luyo, Kabupaten Polman,  Selasa (2/2/2021)  sekitar pukul 18.05 wita, dilakukan oleh  Razak, warga asal Desa Botto, Kecamatan Campalagian.

Kepala Satuan Reserse Kriminali Polres Polewali Mandar,AKP Syaiful Isnaini menjelaskan, kejadian ini berawal dari pengakuan pelaku yang menduga korban memiliki hubungan terlarang dengan istrinya.

"Adapun dugaan sementara disebabkan karena pelaku merasa emosi kepada korban karena menduga korban memiliki hubungan asmara dengan istri pelaku atau selingkuh dengan istri pelaku," ujarnya .

Pada saat itu pelaku sudah mencari korban. Ketika melihat korban sedang melintas di Jln. Poros Luyo, pelaku langsung memacu sepeda motornya menuju rumahnya untuk mengambil sebilah badik.

Setelah itu, pelaku kembali mengejar mobil korban. Pada saat mendapati mobil korban oleh pelaku langsung memotong jalur korban dengan cara memalang kendaraan R4 korban dengan kendraan R2 milik pelaku.

"Pelaku langsung memaksa kendaraan milik korban berhenti dan pada saat itu pelaku langsung mengeluarkan badiknya dan menganiaya  korban di dalam mobil," paparnya

Korban kemudian keluar dari kendaraanya dan langsung melarikan diri, akan tetapi pelaku memburu korban kemudian kembali   menganiaya.

Kala itu korban itu masih bisa berdiri dan berusaha menyelamatkan diri. Tepatnya di Persimpangan Jln Desa baru Kec. Luyo, pelaku mendapati korban dan kembali menusuk korban beberapa kali.

"Setelah melakukan penganiayaan terhadap korban pelaku langsung meninggalkan TKP, sedangkan korban dibantu   oleh masyarakat setempat dengan membawannya ke Puskesmas Mapilli menggunakan ambulansyang kebetulan melintas di TKP," Ujarnya.

Namun demikian, sebelum tiba di Puskesmas korban sudah meninggal dunia.

Adapun luka yang dialami oleh korban luka pobek pada bagian dada ukuran 2x1 cm. Luka robek pada tangan kanan ukuran 11x3  cm.

Luka robek pada bagian tangan kiri ukuran 4x5 cm,uka robek pada punggung tangan kiri ukuran 3x2 cm, luka robek pada bagian bawah tangan kiri ukuran 5x2 cm.

Luka robek pada paha kanan ukuran 6x3cm da luka robek pada paha kanan ukuran 3x3 cm

Saat ini pelaku dan barang bukti sebilah Badik telah diamankan di Sat Reskrim Polres Polman guna dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Penulis: Hasan Basri
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved