Breaking News:

Kasus Bunuh Diri di Toraja Tinggi, KPU Tana Toraja Sebar Spanduk 'Bunuh Diri Tidak Mengakhiri Luka'

Persoalan pelik ini pun menjadi keprihatinan bagi beberapa pihak. Salah satunya jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tana Toraja. 

TRIBUN TIMUR/TOMI PASERU
Prihatin kejadian bunuh diri di Toraja, KPU Tana Toraja sebar ratusan spanduk 'Bunuh Diri Tidak Mengakhiri Luka, Hanya Memindahkannya Kepada Orang Lain', Selasa (2/2/2021) 

TRIBUNTORAJA.COM,MAKALE - Kasus gantung diri marak terjadi di Toraja, Sulawesi Selatan, Selasa (2/2/2021). 

Bayangkan, di awal 2021 ini sudah terjadi tujuh kasus gantung diri. Tiga kasus di Tana Toraja dan empat kasus di Toraja Utara. 

Tahun 2020 lalu, kasus bunuh diri Tana Toraja dan Toraja Utara cukup tinggi.

Parahnya, dari tujuh kasus korbannya didominasi masih berusia muda. 

Motifnya beragam, namun paling banyak persoalan asmara dan masalah keluarga. 

Persoalan pelik ini pun menjadi keprihatinan bagi beberapa pihak. Salah satunya jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tana Toraja. 

Keprihatinan KPU dengan memasang ratusan spanduk di sejumlah tempat.

Spanduk itu bertuliskan 'Bunuh Diri Tidak Mengakhiri Luka, Hanya Memindahkannya Kepada Orang Lain'. 

"Kami berpikir bahwa fenomena bunuh diri sudah sangat mengkhawatirkan dan harus ada langka konkrit untuk segera mengatasi masalah ini," ungkap Ketua KPU Tana Toraja, Rizal Randa. 

Dikatakan, seluruh pihak harus hadir di tengah-tengah mereka yang terbeban masalah kehidupan. 

Terlebih bagi mereka yang pernah terbesit untuk melakukan percobaan bunuh diri.

"Kita harus hadir di tengah-tenga mereka yang terbeban masalah kehidupan, jangan biarkan mereka sendirian," pungkasnya.

Sebagai informasi, baru-baru ini masyarakat kembali dibuat heboh kejadian gantung diri. 

Bagaimana tidak, bak kisah Romeo and Juliet, sepasang kekasih di Toraja Utara mengakhiri hidup secara bersama-sama. 

Keduanya ditemukan tewas tergantung di dalam kamar kost di wilayah Malango', Rantepao pada Minggu (31/1/2021) malam. 

Penulis: Tommy Paseru
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved