Breaking News:

Gempa Sulbar

Relawan Medis Kesulitan Kontrol Kesehatan Pengungsi Korban Gempa Sulbar, Ini Sebabnya

Puluhan warga Mamuju, Sulbar, masih tinggal di lokasi pengungsian.Hal itu diungkapkan Mantan Ketua IBI Sulbar Hasriati, usai mendampingi tim relawan

ist
Tim Relawan Medis dari Naqib Square Jakarta memberikan pelayanan kesehatan kepada pengungsi di Mamuju, Sulbar 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU -- Puluhan warga Mamuju, Sulbar, masih tinggal di lokasi pengungsian.

Hal itu diungkapkan Mantan Ketua IBI Sulbar Hasriati, usai mendampingi tim relawan dokter dari Jakarta menyambangi para pengungsi di Simboro dan Tapalang, Senin (1/2/2021).

Hasriati mengatakan, pemerintah seharusnya menyediakan hunian sementara yang layak bagi pengungsi agar terkontrol kesehatannya.

"Jika seperti ini, warga terpencar-pencar sulit bagi tim medis untuk melihat atau mengontrol kesehatan bagi pengungsi,"kata Hasriati. 

Utamanya kata dia, bagi desa terpencil yang rumahnya mengalami rusak berat.

Agar medis bisa mengontrol kondisi kesehatan mereka, bukan malah berpencar-pencar.

Menurut Hasriati, di Desa Botteng Utara Kecamatan Simboro, tim relawan medis banyak mendapatkan anak-anak yang masih membutuhkan susu, popok.

"Sebagian anak-anak sudah mulai diserang penyakit influenza dan batuk, sedangkan orang tuanya mengalami pusing, demam dan diare,"ujarnya.

Sementara di lingkungan Galung Kecamatan Tapalang, medis banyak menemukan warga terdampak gempa, baik anak-anak.

Sementara orang dewasa sudah mengalami penyakit Influenza, demam, panas, diare dan gatal-gatal.

Hal ini tim medis harus bekerja ekstra demi menyelamatkan nyawa pengungsi. 

"Para pengungsi ini diperiksa oleh delapan dokter gabungan dari Niqab Square dari Jakarta yang dipimpin langsung dr Rara,"ujarnya.

Selain memberikan pengobatan kepada pasien sakit, tim medis ini juga membagikan Sembako dan obat- obatan, susu kepada para pengungsi di dua kecamatan tersebut.

Penulis: Nurhadi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved