Breaking News:

Pimpin Pordasi Sulsel, Muzayyin Ingin Olahraga Berkuda Familiar

sudah bertahun-tahun Sulsel tidak lagi memiliki kepengurusan sehingga harus kembali di bentuk mulai dari awal.

Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN TIMUR/M FADLY
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Sulawesi Selatan (DPRD Sulsel) Muzayyin Arif (3 dari kiri) terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Persatuan Olahraga Berkuda Indonesisa (Pordasi) periode 2021-2025 yang digelar di Hotel Pesonna Jl Andi Mappanyukki Makassar, Minggu (31/1/2021) malam. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Sulawesi Selatan (DPRD Sulsel) Muzayyin Arif, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Persatuan Olahraga Berkuda Indonesisa (Pordasi) periode 2021-2025 yang digelar di Hotel Pesonna Jl Andi Mappanyukki Makassar, Minggu (31/1/2021) malam.

Ketua Umum Pungurus Pusat (PP) Pordasi Triwatty Marciano hadir secara virtual mengatakan, olahraga prestasi akan sulit berkembang tanpa adanya pembinaan dari Pordasi sendiri sebagai satu-satunya induk organisasi cabang olahraga berkuda di Tanah Air.

Dengan demikian, Pordasi di Sulsel kali ini sangat strategis bagi masa depan pembinaan olahraga berkuda di Sulsel, sebab sudah bertahun-tahun Sulsel tidak lagi memiliki kepengurusan sehingga harus kembali di bentuk mulai dari awal.

“Saya merasa bangga dengan semangat dari komunitas olahraga berkuda di Sulawesi Selatan yang akan membentuk pengurus Provinsi Sulawesi Selatan. Perubahan pada organisasi harus membawa angin segar dengan sistem pembinaan olahraga di Sulsel,”ujar Triwatty.

Ketua Pordasi Sulsel terpilih, Muzayyin berjanji akan melakukan penguatan organisasi dengan memperkenalkan olahraga berkuda di tengah masyarakat Sulsel.

“Kita mau olahraga berkuda familiar di masyarakat sehingga orang tidak menganggap olahraga berkuda itu elitis. Kita harus sosialisasi dengan sama asosiasi dan dunia pendidikan agar masyarakat bisa mengakses olahraga berkuda,” katanya.

Legislator PKS Sulsel ini berharap organisasi ini bisa bersinergi dengan Pemprov Sulsel maupun Komite Olahraga Indonesia (KONI).

Sehingga bisa eksis dan kokoh serta bisa bersaing dengan organisasi olahraga lain dan bisa menyiapkan atlet-atlet berkuda dalam setiap kompitisi baik di tingkat lokal maupun nasional.

“Sulsel memiliki potensi besar dalam melahirkan atlet olahraga berkuda dan banyak kompetisi pacuan kuda seperti di Jenepoto. Selain itu ada fasilitas yang lapangan pacuan kuda yang tersedia di Pattalasang Kabupaten Gowa,” ujarnya.

Hadir dalam acara itu, Wakil ketua I KONI Ambas Syam, Sekprov Sulsel Abdul Hayat Gani, Pj Wali Kota Makassar Prof Rudy Djamaluddin, perewakilan Pangdam XIV Hasanuddin Irdam Brigjen TNI Purbo Prastowo.

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved