Breaking News:

Oknum Dosen Raba-raba Dada Mahasiswa di Dalam Mobil, Percakapan WA Jadi Bukti, Begini Kronologinya

Oknum dosen inisial P (59) dilaporkan atas dugaan pelecehan terhadap mahasiswinya. Peristiwa terjadi di sekitaran Lapangan Pancasila Kota Palopo.

HANDOVER
Ilustrasi korban pelecehan seksual. 

TRIBUN-TIMUR.COM, PALOPO - Kasus dugaan pencabulan oknum dosen Universitas Cokroaminoto (Uncok) Palopo, memasuki babak baru.

Setelah diperiksa, penyidik Reskrim Polres Palopo menetapkan oknum dosen sebagai tersangka.

Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Andi Aris Abu Bakar mengatakan, penetapan tersangka setelah dilakukan gelar perkara dan penyidik mengantongi alat bukti cukup.

"Pelaku sudah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka, kita akan lakukan tes kesehatan dulu, sebentar malam sudah dilakukan penahanan," kata AKP Aris di ruang kerjanya, Senin (1/2/2021) sore.

Bukti hasil visum menunjukkan luka memar pada lengan kanan korban.

Ada bukti percakapan WA tersangka memanggil korban menuju Lapangan Pancasila, tempat kejadian pelecehan.

Gara-gara Begadang, Kajari Palopo Batal Divaksin Corona

"Dari keterangan korban dia diraba dadanya, dipeluk. Korban meronta berusaha melarikan diri namun pintu mobil terkunci," bebernya.

Akibat perbuatannya, pelaku disangkakan Pasal 289 subsider pasal 294 ayat 2 ke 2.

Ancaman pidana maksimal 9 tahun penjara.

Sebelumnya oknum dosen inisial P (59) dilaporkan atas dugaan pelecehan terhadap mahasiswinya.

Peristiwa terjadi di sekitaran Lapangan Pancasila Kota Palopo, Kamis (28/1/2021).

Dari keterangan korban, Ia mengaku disuruh mengumpulkan tugas kuliah.

Lempari Bengkel Warga Pakai Bom Molotov, Dua Remaja di Palopo Ditangkap Polisi

"Pelaku menyuruh korban untuk membawa tugasnya di TKP, dan sesampainya di TKP korban disuruh masuk dalam mobil pelaku, dan setelah di dalam mobil, pintu dikunci," kata Edy.

"Pelaku kemudian meraba tubuh korban sehingga korban meronta dan memohon untuk pulang, setelah itu pelaku mengijinkan korban membuka pintu mobilnya untuk pulang," jelasnya. 

Berhasil bebas dari sang dosen, mahasiswa tersebut langsung bergegas ke kantor polisi melaporkan tindakan bejat dosennya.

Editor: Fahrizal Syam
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved