Breaking News:

Tribun Takalar

Bupati Takalar Batal Divaksin, Penyebabnya?

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan KabupatenTakalar, dr Rahmawati saat pencanangan Vaksinasi di RSUD Padjonga Dg Ngalle Jl Ince Dg Husain

ist
Bupati Takalar H Syamsari Kitta batal divaksin Sinovak, Senin (1/2/2021). 

TRIBUN-TIMUR.COM, TAKALAR - Bupati Takalar H Syamsari Kitta batal divaksin Sinovak, Senin (1/2/2021).

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan KabupatenTakalar, dr Rahmawati saat pencanangan Vaksinasi di RSUD Padjonga Dg Ngalle Jl Ince Dg Husain Parani, Kabupaten Takalar.

Dia mengatakan, Bupati Takalar ditunda karena tensi darahnya tinggi. 

"Bupati tidak jadi divaksin karena tensi darahnya tinggi. Tensinya mencapai 150 per 100 milimeter hg," ujarnya. 

Kata dia, penyuntikan vaksin bagi yang ditunda akan menunggu hingga kondisi Bupati dengan tekanan stabil.

Atau tekanan darah dengan sesuai SOP vaksinasi dan itu tetap akan di screning lagi sebelum divaksin.

Diketahui ada empat tahap untuk divakain. Tahap pertama, melakukan registrasi.

Tahap kedua, yakni Screening Pada tahap ini, dilakukan pengecekan tensi. 

Kemudian petugas akan memberikan sejumlah pertanyaan terkait penyakit yang belum atau sudah diderita.

Tahap ketiga yakni penyuntikan Vaksin. Tahap keempat yakni Observasi.

Laporan Wartawan Tribuntakalar.com, Sayyid Zulfadli

Penulis: Sayyid Zulfadli Saleh Wahab
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved