Breaking News:

Gempa Sulbar

2.552 Balita dan Ibu Hamil Masih Tinggal di Pengungsian Gempa Sulbar

Pemerintah Kabupaten Majene, Sulbar segera melakukan evakuasi terhadap balita, ibu hamil dan ibu menyusui yang masih tinggal di tempat pengungsian.

ISTIMEWA
Bupati Majene menggelar pertemuan dengan sejumlah stakeholder terkait penanganan gempa di Majene 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAJENE -- Pemerintah Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) segera melakukan evakuasi terhadap balita, ibu hamil dan ibu menyusui yang masih tinggal di tempat pengungsian.

Berdasarkan informasi data dari Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Majene yang diunggah di website Pemkab Majene, total Balita di Pengungsian  untuk usia 0 sampai 5 tahun sebanyak 1.781 jiwa.

Kemudian ibu hamil  771 jiwa  di dua kecamatan dan Ibu menyusui sebanyak  563 jiwa. 

Bupati Majene, Lukman, mengatakan para ibu hamil, balita dan ibu menyusui itu akan segera dievakuasi ke tempat lebih layak.

Menurutnya, sesuai dengan harapan menteri bahwa untuk Ibu Hamil, Balita, Ibu Menyusui dan lansia harus di berikan perhatian secara khusus.

"Saya sudah perintahkan kepada kepala dinas kesehatan untuk melakukan pendataan.  Kita rencana carikan satu tempat untuk penanganan mereka, " Kata Lukman.

Lukman mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan tempa penampungan untuk para ibu hamil, balita dan ibu menyusui.

"Kita sudah siapkan hotel, tapi tergantung dari mereka maunya dimana, " Paparnya.

Sekedar diketahui gempa 6,2 SR yang mengguncang Sulbar pada 15 Januari lalu membuat belasan ribu warga mengungsi.

Selain karena rumah mereka rusak, warga juga takut pulang ke rumahnya karena khawatir ada gempa susulan. (*) 

Penulis: Hasan Basri
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved