Breaking News:

Gempa Sulbar

Setengah Bulan Pascagempa Sulbar, Masih Banyak Warga Trauma Pulang ke Rumah

Gempa 6,2 SR yang mengguncang wilayah Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), menyisakan trauma yang dalam bagi warga setempat.

ist
Dandim 1402/Polmas Letkol Arh Hari Purnomo mengunjungi cam pengungsian korban gempa Sulbar 

TRIBUN - TIMUR. COM, POLMAN -- Gempa 6,2 SR yang mengguncang wilayah Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), menyisakan trauma yang dalam bagi warga setempat.

Gempa yang terjadi 15 Januari 2021 menghacurkan ribuan rumah warga dan ratusan orang meninggal.

Selain rumahnya rumahnya  rusak, trauma yang dialami warga ini membuat mereka belum berani pulang ke kampungnya masing masing.

Seperti dialami para pengungsi di wilayah Polewali Mandar. Mereka bertahan di camp pengungsian dan rumah kerabatnya.

"Mereka masih trauma apalagi masih sering terjadi gempa susulan,"kata Dandim 1402/Polmas Letkol Arh Hari Purnomo.

Mereka juga khawatir jika kembali ke pengungsian, terutama yang berasal dari Kabupaten Majene kekurangan air.

Untuk memulihkan trauma para pengungsi,  Tim Trauma Healing dan Konseling penyintas dari Kodim 1402/Polmas kepada korbang gempa 6,2 SR sudah diturunkan.

Beberapa hari terakhir, tim sudah mendatangi posko untuk melakukan trauma healing agar mereka bisa kembali beraktivitas seperti semula.

Menurut laporan Kodim 1402/Polmas, total pengungsi korban dampak gempa yang masih berada di Polewali Mandar per tanggal 29 Januari 2021, sebanyak 5.185 jiwa.

Terdiri dari laki laki 2.462 orang dan perempuan 2.759 orang. Mereka tersebar di sejumlah kecamatan dj Kabupaten Polewali Mandar.

Dengan rincian Kecamatan Polewali  547 orang, Wonomulyo 935 orang,Campalagian 1.420  orang dan Tinambung  2.283 orang.

Meski demikian, jumlah pengungsi tersebut sudah mengalami penurunan dibandingkan hari hari sebelumnya.

Seperti pengungsi di SMA Tinambung Kabupaten Polewali Mandar. Hari ini mereka kembali ke kampungnya masing masing di Tapalang dan Malunda.

Sebelumnya Gubernur Sulawesi Barat HM Ali Baal Masdar mengimbau agar masyarakat Kabupaten Mamuju dan Majene untuk kembali kerumah masing-masing.

Gubernur  meminta kepada Anggota TNI dari Kodim 1402/Polmas untuk  mensosialisasikan kepada warga untuk kembali ke kampung halaman karena situasi sudah relatif aman. 

Penulis: Hasan Basri
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved