Breaking News:

Masa Tanggap Darurat Bencana Gempa Sulbar Diperpanjang Hingga 4 Februari

Rapat dipimpin langsung olen Danrem 142 Tatag sebagai Dansatgas dan Sekda Sulbar sebagai Wadan Satgas.

TRIBUN TIMUR/HASAN BASRI
Rapat rapat evaluasi penaganan bencana alam Gempa Bumi 6,2 SR , Kamis (28/1/2020) malam. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAJENE - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat memperpanjang masa tanggap darurat bencana gempa 6,2 SR Sulbar hingga 4 Februari 2021 mendatang.

Perpanjangan ini diputuskan dalam rapat rapat evaluasi penaganan bencana alam Gempa Bumi 6,2 SR ,  Kamis (28/1/2020) malam.

Rapat dipimpin langsung olen Danrem 142 Tatag sebagai Dansatgas dan Sekda Sulbar sebagai Wadan Satgas.

"Berdasarkan hasil rapat tersebut maka diputuskan, masa tanggap darurat penanganan gempa bumi 6,2 SR di perpanjang dari tanggal 29 Januari hingga 04 Februari 2021," Kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mamuju, Saidar Rahmanjaya.

Menurut Saidar dengan Keputusan tersebut, pihaknya akan  akan  tetap melaksanakan kesiapsiagaan dan tanggap darurat evakuasi  untuk mengantisipasi adanya laporan orang hilang atau permintaan bantuan evakuasi dari keluarga korban dan masyarakat.

Pelaksanaan kesiapsiagaan tersebut akan tetap dilaksanakan di Posko Terpadu yang terletak di Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Barat.

"Dengan adanya penambahan masa tanggap darurat satu minggu kedepan ini, kita berharap penanganan dampak bencana alam gempa bumi 6,2 SR dapat segera di normalisasi shingga masyarakat dapat beraktifitas kembali seperti biasanya, " Ujar Saidar.

Penulis: Hasan Basri
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved