Breaking News:

Strategi Marketing Zarindah, Bisa Desain Sendiri

Hal ini diyakini ampuh dalam mengantisipasi berkurangnya peluang interaksi secara tatap muka antara tenaga pemasaran properti

Penulis: Dian Amelia | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN TIMUR/DIAN AMELIA
Manager Marketing Zarindah Grup, Ria Fitriani (kiri) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pandemi Covid-19 mengharuskan pelaku industri properti mengubah strategi pemasaran produk dari pola konvensional ke segmen digital. 

Hal ini diyakini ampuh dalam mengantisipasi berkurangnya peluang interaksi secara tatap muka antara tenaga pemasaran properti dengan calon konsumen seiring masih tingginya tingkat penyebaran virus.

"Saat ini memang terjadi perubahan yang sangat drastis dalam situasi dan kondisi bisnis. Semua pelaku bisnis dipaksa untuk bertransformasi menggunakan platform digital misalnya saja pada saat kegiatan Expo," ujar Manager Marketing Zarindah Grup, Ria Fitriani, Kamis (28/1/2021).

"Ini juga menjadi tantangan apalagi yang kita jualkan itu rumah jadi calon user pasti ingin melihat viewnya, tapi kami tetapi kami beri solusi misalnya untuk calon user, kita adakan penjemputan untuk melihat perumahan karena kalau hanya melakui virtual sama aja kan seperti melihat dunia maya," tambahnya.

Memasuki usia 16 tahun Zarindah tentu memiliki strategi sendiri untuk sektor perumahannya.

" Karena kami koordisi di rumah subsidi dan melihat rumah komersil masih diperketat aturan Bank Indonesia serta banyaknya developer yang banting stir, sedangkan marketing kami mengambil sistem prinsip manfaat sebesar-besarnya yang bisa kami berikan ke masyarakat dan hal inilah yang bisa membuat perusahaan kami selama 16 tahun bisa bertahan sampai sekarang," ucapnya.

Tantangan yang harus dihadapi pada masa pandemi adalah bagaimana sektor properti dapat tumbuh di tengah situasi keterbatasan yang ada. 

" Tantangan terbesar itu adalah pandemic apalagi kan virus ini tidak kelihatan, sedangkan kalau kompetitor itu kan survey terkait perbankan kita masih bisa meminta kebijakan tapi kalau virus tidak kelihatan, katanya sambil tertawa.

Terkait tantangan yang dihadapi oleh industri property ternyata calon user Zarindah mampu minat yang cukup tinggi di tahun 2020.

" Antusias user alhamdullilah, dan 2020 lalu penjualan cukup tinggi hanya saja memang sering terkendala di perbankan yang saat ini sangat selektif apalagi kita tau aturan-aturan sekarang sangatlah ketat,"tuturnya.

Dikatakan sebelumnya jika strategi yang digunakan Zarindah adalah Bertahan, Ria mengungkapkan dengan adanya vaksin.

Dengan adanya strategi bertahan tentunya akan ada terobosan yang dilakukan salah satunya yang diterbitkan di tanggal 4 Januari 2021 yaitu program terbaru beli rumah dapat penghasilan tambahan.

" Tentunya ada promo menarik lainnya seperti penghasilan tambahan, jadi selain bisa beli rumah bisa juga dapat penghasilan tambahan, dan bisa datang ke kantor zarindah untuk info lebih lengkapnya, jadi dapatkan manfaat lainnya selain beli rumah di Zarindah," ungkap Ria.

Tak hanya itu Ria menjelaskan jika di bulan Februari akan ada promo menarik yang pertama kali ada di Indonesia  yang dimana para calon user dapat memilih bentuk rumah mereka sendiri 

" Jadi kalau sebelumnya kita sudah ditawari brosur yang sudah ada tampak depannya, nah di promo kita kali ini unit tampak depannya bisa kita pilih sendiri,sehingga lebih menarik,"tuturnya.

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved