Breaking News:

Gempa Sulbar

Pulihkan Trauma Korban Gempa Sulbar dengan Pengajian

Banyak cara dilakukan agar membantu warga  memulihkan trauma pasca bencana gempa bumi, termasuk menggelar kegiatan pengajian.

ISTIMEWA
Tim Trauma Healing nenggelar pengajian kepada pengungsi di SMP Negeri I Wonomulyo, Polewali Mandar, Rabu (2712021) malam 

TRIBUN-TIMUR.COM, POLMAN - Banyak cara dilakukan agar membantu warga  memulihkan trauma pasca bencana gempa bumi, termasuk menggelar kegiatan pengajian.

Hal ini dilakukan Tim Trauma Healing dan Konseling penyintas dari Kodim 1402/Polmas kepada korbang gempa 6,2 SR di wilayah Sulbar 15 Januari lalu.

Tim Trauma Healing nenggelar pengajian kepada pengungsi di SMP Negeri I Wonomulyo, Polewali Mandar, Rabu (27/1/2021) malam yang diinisiasi Babinsa Koramil 1402-02/Wonomulyo Sertu Harwanto.

"Ini salah satu kegiatan dari tim Trauma Healing dan konseling penyintas, di siang hari mereka dilakukan konseling dan trauma healing oleh tim psikologis dan pada malam hari dilakukan pengajian,” Ucap Harwanto

Dengan cara ini kata Harwanto sedikit demi sedikit trauma pengungsi akan hilang. Lewat pengajian mereka merasa lebih nyaman, tenang.

Gempa bumi magnitudo (M) 6,2 di Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), telah menyisakan duka dan trauma mendalam.

Gempa bumi tektonik ini terjadi pada Jumat (15/1) pukul 01.28 WIB atau pukul 02.28 Wita. Episentrum gempa di Majene terletak pada koordinat 2,98 LS dan 118,94 BT atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 6 kilometer arah timur laut dari Majene pada kedalaman 10 km.

Masyarakat terdampak gempa di Kabupaten majene dan Mamuju, Provinsi Sulbar sebagian mengungsi di Kabupaten Polewali Mandar (Polman). (*)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved