Breaking News:

Tribun Luwu Utara

BMKG Sebut Sulsel Status Siaga Sepekan ke Depan, Bupati Lutra Ingatkan Warga Tetap Waspada

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), memprediksi puncak musim hujan akan terjadi mulai akhir Januari sampai awal Februari 2021

Humas Pemkab Lutra
Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani 

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), memprediksi puncak musim hujan akan terjadi mulai akhir Januari sampai awal Februari 2021 disebagian besar wilayah Indonesia.

Wilayah yang dimaksud BMKG termasuk Provinsi Sulawesi Selatan dan Kabupaten Luwu Utara.

Itu berdasarkan rilis BMKG daro Deputi Bidang Meteorologi, Guswanto.

BMKG memprakirakan, dalam periode sepekan ke depan, curah hujan dengan intensitas lebat disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi terjadi di beberapa wilayah. 

Guswanto mengatakan, analisis BMKG menunjukkan bahwa kondisi dinamika atmosfer yang tidak stabil dalam beberapa hari ke depan dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah Indonesia. 

"Kondisi ini diperkuat oleh aktifnya gelombang rossby ekuatorial dan gelombang kelvin di wilayah Indonesia," katanya.

Selain itu, munculnya pusat tekanan rendah di Australia bagian utara mendorong terbentuknya belokan maupun pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi).

Mengakibatkan meningkatnya potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah Indonesia. 

Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani kembali mengingatkan masyarakatnya untuk senantiasa tetap meningkatkan kewaspadaan akan potensi cuaca ekstrim sepekan ke depan.

"Kita perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem sepekan ke depan, mulai 27 Januari-2 Februari 2021," kata Indah via rilis Humas, Kamis (28/1/2021).

Ia juga mengimbau masyarakat Luwu Utara tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang ditimbulkan oleh kondisi cuaca ekstrem.

Karena BMKG memprakirakan dalam periode sepekan ke depan, curah hujan dengan intensitas tinggi disertai kilat/petir dan angin kencang.

"Juga berpotensi terjadi yang bisa mengakibatkan dampak banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin," tuturnya.

Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved