Breaking News:

Gempa Sulbar

Pemulihan Pascagempa Sulbar Mulai Dilakukan, TNI-AD Datangkan 8 Alat Berat dari Jakarta

Pemulihan pascagempa magnitudo 6.2 SR mulai dilakukan. Pemberaihan puing-puing bangunan mulai dilakukan.

ISTIMEWA
Danrem 142 Tatag Brigjen Firman Dahlan diwawancarai saat pantau proses pembersihan puing-puing bangunan RS Mitra Manakarra Mamuju. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU -- Pemulihan pascagempa magnitudo 6.2 SR mulai dilakukan. Pemberaihan puing-puing bangunan mulai dilakukan.

"Kami lakukan kegiatan ini sebagai upaya membantu pemerintah Sulbar dalam mempercepat proses pembersihan," kata Danrem 142/tatag, Brigjen TNI Firman Dahlan, Selasa (26/1/2021).

Firman Dahlan mengatakan pihaknya sudah mengerahkan sejumlah alat berat untuk menbersihkan runtuhan bangunan.

"Ada delapan alat berat didatangkan dari Jakarta untuk melakukan pembersihan. Ini adalah perintah dari Kepala Staf Angkatan Darat, Jendral TNI Andika Perkasa. Sehingga lahannya dapat digunakan lagi untuk membangun kembali bangunan baru,"ujarnya.

Kata Firman Dahlan, upaya itu dilakukan untuk mempercepat normalisasi dan mengatasi permasalahan-permasalahan yang ada di Sulbar.

"Tadi malam kami melakukan pembersihan di RS Mitra Manakarra, Gereja Toraja Mamasa, serta di beberapa tempat dan pemukiman warga,"tutur Firman.

Dikatakan, sebanyak 63 personil dari batalyon zeni kontruksi yang didatangkan ke Sulbar. 

"Semua bangunan akan dibersihkan dan diberikan target sampai tanggal 15 Juli 2021, tidak ada lagi pengungsi dan semuanya sudah harus menempati rumahnya,"jelasnya. (tribun-timur.com)

Penulis: Nurhadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved