Breaking News:

Gempa Sulbar

TNI AL Salurkan Bantuan dari Jakarta ke Korban Gempa Sulbar Via Laut dan Udara

TNI Angkatan Laut kembali menyalurkan bantuan bahan makanan ke korban gempa Sulawesi Barat, Senin (25/1/2021) pagi.

TRIBUN-TIMUR.COM/MUSLIMIN EMBA
Penyaluran bantuan TNI Angkatan Lautdi Lanal Mamuju, Jl Arteri, Kelurahan Rangas, Kecamatan Simboro, Senin (2512021) pagi. (Tribun-TimurMuslimin Emba). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - TNI Angkatan Laut kembali menyalurkan bantuan bahan makanan ke korban gempa Sulawesi Barat, Senin (25/1/2021) pagi.

Penyaluran bantuan itu dilakukan lewat jalur laut dan udara ke beberapa daerah terisolir di sekitar Mamuju dan Majene.

Seperti terpantau di dermaga Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Mamuju, Jl Arteri 1, Kelurahan Rangas, Kecamatan Simboro, Mamuju, pukul 10.59 Wita.

Puluhan personel Marinir bersama warga terlihat sementara menurungkan bantuan logistik dari truk TNI AL ke perahu-perahu nelayan.

Di saat yang sama, heli Anti Kapal Selam (AKS) Panther, yang landas dari atas KRI dr Soeharso, juga berangkat ke Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene.

Bantuan logistik itu, berupa beras, mie instan, gula, air mineral, bahan makanan lainnya.

"Yang pertama adalah sarana udara, itu menggunakan sarana heli ke Kecamatan Ulumanda Majene, hari ini kita rencanakan tiga sortey" kata Dansatgas Penanganan Bencana Gempa Sulawesi Barat TNI AL, Kolonel Marinir Rudy S.

"Kemudian, kita juga punya masyarakat pesisir yang di desa-desa binaan Lanal Mamuju," sambungnya.

Penyaluran bantuan TNI Angkatan Lautdi Lanal Mamuju, Jl Arteri, Kelurahan Rangas, Kecamatan Simboro, Senin (2512021) pagi. (Tribun-TimurMuslimin Emba).
Penyaluran bantuan TNI Angkatan Lautdi Lanal Mamuju, Jl Arteri, Kelurahan Rangas, Kecamatan Simboro, Senin (2512021) pagi. (Tribun-TimurMuslimin Emba). (TRIBUN-TIMUR.COM/MUSLIMIN EMBA)

Bantuan itu kata Kolonel Marinir Rudy, berasal dari Jakarta. Tiba di Lanal Mamuju menggunakan KRI Teluk Cirebon, Minggu kemarin.

Untuk pendistribusian melalui jalur laut itu, lanjut Rudy akan disalurkan ke tiga desa pesisir.

"Hari ini kita akan mendistribusikan ke Desa Sumare terdiri 12 dusun, kemudian di Desa Bambua dua dusun dan juga di Desa Bulu Batang," ujarnya.

Sarifuddin (38), warga Desa Sumare mengatakan, kebanyakan warga pesisir mengunsi ke ke daerah dataran tinggi lantaran khawatir gempa susulan.

"Kita mengunsi ke daerah tinggi, karena rumah dekat sekali dengan bibir pantai, khawatir warga kalau gempa," ujarnya.

Total warga pesisir yang mendapatkan bantuan itu sebanyak 190 kepala keluarga (KK). (Tribun-Timur/Muslimin Emba).

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved