Breaking News:

Gempa Sulbar

Tanggap Darurat Bencana Gempa Sulbar Ditambah 14 Hari

Masa tanggap darurat bencana akibat gempa 6,2 SR mengguncang wilayah Sulawesi Barat (Sulbar) diperpanjang dua pekan.

ISTIMEWA
Penyaluran bantuan untuk korban gempa di Sulbar 

TRIBUN-TIMUR. COM, MAJENE -- Masa tanggap darurat bencana akibat gempa 6,2 SR mengguncang wilayah Sulawesi Barat (Sulbar) diperpanjang dua pekan.

Hal itu disampaikan  Juru Bicara Satgas Bencana Sulbar M Natsir kepada tribun, Senin (25/1/2021).

Menurut Asisten 1 Pemerintah Provinsi Sulbar tersebut perpanjangan dimulai masa tanggap darurat bencana gelombang pertama yang berakhir 28 Januari 2021.

"Kita perpanjang 14 hari atau dua minggu ke depan," kata M Natsir.

Menurut Natsir perpanjangan ini bertujuan untuk menangani pengungsi,kesehatan hingga permasalahan teknis lainnya.

Untuk penanganan pengungsi sendiri di Sulbar masih terus  berjalan . Pemerintah terus menyalurkan bantuan sembako untuk memenuhi kebutuhan mereka di tenda tenda pengungsian

"Sembako setiap hari disalurkan dititik titik pengungsian, daerah pelosok, ditempat pengungsian yang dilaporkan pemerintah setempat, " paparnya.

Sementara, untuk layanan listrik di wilayah Majene dan Mamuju yang terkena dampak gempa, sudah 95 persen mulai normal kembali.

Begitupun dengan penyiapan air bersih dan  layananan SPBU sudah hampir semua buka di dua kabupaten tersebut.

Sebelumnya gempa bumi 6,2 SR mengguncang wilayah Majene dan Mamuju pada 15 Januari 2021 lalu.

Selain menimbulkan kerusakan, guncangan gempa menimbulkan korban meninggal 91 orang, dan ratusan luka luka.(*)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved