Breaking News:

Gempa Sulbar

Siang Pengungsi Gempa Sulbar Pulang ke Rumah, Malam Kembali ke Tenda

Ribuan warga Sulbar masih bertahan di tenda pengungsian. kekhawatiran masyarakat terkait adanya gempa susulan masih membayangi.

ISTIMEWA
Bencana gempa bumi 6,2 SR yang mengguncang wilayah Sulawesi Barat menghancurkan ribuan rumah warga, kantor, sekolah hingga fasilitas umum lainnya. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAJENE -- Ribuan warga Sulawesi Barat (Sulbar) masih bertahan di tenda pengungsian.

Mereka belum berani memutuskan untuk pulang ke rumah mereka masing masing pasca gempa 6,2 SR mengguncang wilayah itu.

Selain rumahnya hancur, kekhawatiran masyarakat terkait adanya gempa susulan masih membayangi.

"Sebagian besar pengungsi pada siang hari pulang ke rumahnya membersihkan material reruntuhan, tapi malam hari mereka kembali ke tenda," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Bencana Sulbar, M Natsir,  Senin (25/1/2021).

Menurut catatan atuan Tugas Penanganan Bencana Sulbar jumlah pengungsi mencapai 92.499 orang yang tersebar di beberapa titik posko pengungsian wilayah Majene, Mamuju dan Polewali Mandar.

Untuk di wilayah Mamuju, total pengungsi mencapai 59.005 orang. lalu di Majene 28.269 orang, kemudian di Polewali Mandar 5.225 orang.

Untuk memenuhi kebutuhan warga di tenda pengungsian, penyaluran bantuan terus dilakukan oleh pemerintah dan beberapa relawan.

"Sembako setiap hari disalurkan dititik titik pengungsian, daerah pelosok, ditempat pengungsian yang dilaporkan pemerintah setempat," paparnya. (*)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved