Penikaman di Pasar Pasaka
Pelaku Penikaman di Pasar Pasaka Bone Bantah Punya Masalah dengan Korban
Korban meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit. Dia mengalami tiga luka tusukan di dada dan pinggang.
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUNBONE.COM, TANETE RIATTANG TIMUR - Andi Sose atau Puang Oceng, pelaku penikaman di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) telah ditahan di Mapolres Bone.
Pelaku menikam tetangganya sendiri, Bahtiar (51) di Pasar Pasaka, Desa Pasaka, Kecamatan Kahu, Senin (25/1/2021) pukul 08.30 Wita.
Korban meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit. Dia mengalami tiga luka tusukan di dada dan pinggang.
Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Ardy Yusuf mengatakan, kasus penikaman dilatar belakangi masalah tanah.
"Motifnya masalah tanah. Korban dan keluarga pelaku memiliki masalah tanah. Korban menyebut pelaku mencoba ikut campur di masalah ini," katanya saat ditemui di Mapolres Bone.
Sementara, pelaku Andi Sose saat diwawancarai mengatakan, ia mendatangi korban di warkop di Pasar Pasaka untuk berbicara baik-baik. Namun, korban langsung marah.
Keduanya pun adu mulut dan diminta keluar oleh pemilik warkop. Keduanya melanjutkan pertengkaran di luar.
Pelaku mengatakan, dia didorong dan ditendang duluan oleh korban sehingga terjatuh. Ia pun langsung menusuk korban menggunakan badik.
"Saya didorong dan ditendang duluan. Saya lalu pakai badik menusuk korban, daripada saya yang ditusuk duluan karena dia (red, korban) juga membawa badik," katanya.
Andi Sose menyangkal memiliki masalah dengan korban, termasuk masalah tanah.
"Tidak ada masalah sama sekali. Saya juga tidak pernah bercekcok dengan korban," akunya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/pelaku-penika3rr.jpg)